Larangan Kampanye Terbuka, Bawaslu Jateng : Baru Ada Satu Namun Sudah Dibubarkan

Politik  SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 , 15:00:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Larangan Kampanye Terbuka, Bawaslu Jateng : Baru Ada Satu Namun Sudah Dibubarkan

Fajar Subkhi/RMOLJateng

RMOLJateng. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menyatakan belum banyak laporan pelanggaran yang dilakukan pasangan calon Pilkada 2020 di Jawa Tengah.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Subkhi, menerangkan sampai saat ini hanya ada satu laporan di Kabupaten Pekalongan, saat ada salah satu pasangan calon hendak melakukan konvoi.

"Sampai saat ini baru itu. Dan itu sudah kami tangani, dengan membubarkan acara itu," kata Fajar, di Semarang, Senin (28/9).

Fajar menegaskan, larangan menggelar kampanye terbuka dibahas dalam PKPU nomor 13 tahun 2020. Dalam peraturan itu, paslon dilarang menggelar pertemuan terbuka.

Menurutnya, pertemuan hanya boleh dilakukan terbatas maksimal 50 orang di tempat tertutup. Namun demikian, lanjutnya, pihaknya mendapat masukan dari para pakar, bahwa meskipun tertutup masih ada potensi penularan.

"Jadi, kami akan betul-betul melakukan pengawasan serius. Agar tidak muncul klastee Pilkada 2020," ucapnya.

Menurut Fajar, jika terdapat pelanggaran maka Bawaslu  memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan. Tindakan yang diambil adalah pencegahan, teguran tertulis dan pembubaran kegiatan.

"Nanti kami akan dibantu penuh oleh aparat kepolisian dalam upaya penindakan pelanggaran protokol kesehatan ini," jelasnya.[dit]



Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00