Tim Joswi Laporkan ASN, Upload Status Negatif Dan 'Like' Medsos

Politik  SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 , 12:47:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Tim Joswi Laporkan ASN, Upload Status Negatif Dan 'Like' Medsos
RMOLJateng. Tim Kampanye Joswi, Paslon nomor 2 Pilkada Sukoharjo, melaporkan W, ASN kecamatan Tawangsari, ke Bawaslu Sukoharjo, Senin (28/9).

"ASN Kasi Kesos Kecamatan Tawangsari semalam mengunggah status di media sosial WhatsApp, berisi gambar Wiwaha calon bupati nomor 2 yang mengajak mencoblos Paslon 1, ini jelas pelecehan," kata Dableg SS, Ketua Divisi Pelaporan tim pemenangan Joswi.

Dableg menilai gambar yang diunggah tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye negatif. Karena tidak hanya dilihat secara pribadi namun juga bisa dilihat banyak orang dengan kata lain tersebar luas.

Selain gambar kampanye negatif pada status W, Dableg juga menyertakan contoh pelanggaran lain yang dilakukan ASN Pemkab Sukoharjo.

Yakni status sejumlah pejabat ASN yang berfoto bersama calon wakil bupati Agus Santosa. Dan juga klik 'like' yang dilakukan sejumlah ASN di akun Instagram calon Bupati Etik Suryani.

Kedatangan Dableg diterima oleh dua komisioner Bawaslu Eko Budiyanto dan Uswatun. Dan pelaporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pencatatan.

"Laporan ini masuk dugaan pelanggaran netralitas ASN, akan kita pelajari dan segera ditindaklanjuti." Kata Eko Budiyanto.

Eko kembali mengingatkan pada ASN, ada sejumlah larangan bagi ASN selama kampanye pilkada.

Yakni ASN dilarang memasang spanduk promosi Paslon, dilarang menghadiri deklarasi Paslon baik itu tanpa menggunakan atribut parpol, dilarang menempel stiker atau atribut Paslon dan dilarang menghadiri pertemuan yang mengarah pada keberpihakan Paslon, dilarang menjadi Nara sumber dalam kegiatan politik.

"Yang berhubungan dengan media sosial ASN dilarang mengunggah like, komentar dan sejenisnya serta menyebarkan gambar atau visi misi Paslon, dan dilarang foto bersama calon," tegas Eko.

Hal tersebut sesuai dengan Dasar hukum UU no 5 tahun 2014 tentang ASN, UU no 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah, Perbawaslu no 28 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye pemilu, PKPU no 4 tahun 2017 tentang kampanye. [jie]



Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 , 15:03:00