Polres Sukoharjo Kerahkan 500 Personil Amankan Massa Pendukung EA Hadiri Tahapan Pengambilan Nomor Urut

Nusantara  RABU, 23 SEPTEMBER 2020 , 23:09:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Polres Sukoharjo Kerahkan 500 Personil Amankan Massa Pendukung EA Hadiri Tahapan Pengambilan Nomor Urut
RMOLJateng. Polres Sukoharjo menyiagakan 500 personil keamanan untuk mengamankan pengambilan nomor urut Paslon peserta pilkada Sukoharjo, yang akan digelar di Hotel Tosan Solo Baru, Sukoharjo, Kamis (24/9).

Ratusan petugas keamanan tersebut disiagakan menyusul klaim akan hadir sekira 6000 massa pendukung Paslon Etik Suryani - Agus Santosa (EA).

"Sebagai antisipasi, kami siagakan 500 personil keamanan, gabungan TNI Polri, termasuk Grup 2 Kopassus. Meskipun kami terus berharap massa pendukung tidak ikut hadir dalam acara tersebut," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yoga Pamungkas, Rabu (23/9).

Kapolres sudah menekankan pada penyelenggara pilkada dan tim pemenangan Paslon bupati, agar mematuhi peraturan protokol kesehatan. Termasuk mempedomani maklumat Kapolri.

"Sudah ada larangan pengerahan massa, dengan mempedomani maklumat Kapolri. Kami minta Paslon bisa berdemokrasi secara dewasa, mengutamakan kepentingan bersama agar tidak membuat kluster baru, karena kita masih menghadapi covid," tegas Kapolres.

Pihaknya bersama Satpol-PP juga akan melakukan razia yustisi sebagai langkah penyekatan agar tidak ada kerumunan massa di kawasan Solo Baru, Grogol.

Dikatakan Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, sesuai peraturan dan kesepakatan dalam rakor persiapan acara pengambilan nomor urut Paslon, masing-masing Paslon hanya diperkenankan membawa 12 mobil yang berisi Paslon, tim pemenangan dan parpol pengusung. Ditambah undangan Forkompinda.

"Undangan juga terbatas. Termasuk media, semua terbatas," ungkap Nuril.

Kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Bambang Muryanto mengatakan pihaknya tidak berkewenangan menegur atau menindak bilamana ada pengerahan massa saat pengambilan nomor urut.

"Kalaupun ada pengerahan massa kita hanya memantau. Ketika terjadi pelanggaran perundangan lainnya akan kita kaji untuk merekomendasikan langkah selanjutnya," tandas Bambang.

Diketahui giat rakor dadakan dilakuan KPU, BAWASLU, Polres Sukoharjo, Kodim Sukoharjo dan instansi terkait, menyusul klaim dari tim pemenangan Paslon Etik - Agus.

Bahwa akan ada 6000 pendukung yang siap memerahkan kawasan Solo Baru, atau sekitar Hotel Tosan yang menjadi lokasi pengambilan nomor urut. [jie]







Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 , 15:03:00