Anggota DPR RI Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Selesaikan Masalah Limbah Di Bengawan Solo

Nusantara  SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 , 10:22:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Anggota DPR RI Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Selesaikan Masalah Limbah Di Bengawan Solo
RMOLJateng. Anggota Komisi DPR RI mengapresiasi langkah gubernur Jawa Tengah dalam menyelesaikan masalah pencemaran di Bengawan Solo.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, mengatakan langkah Ganjar dalam mengatasi isu lingkungan di Jawa Tengah patut diapresiasi dan dijadikan contoh oleh pemerintah daerah lainnya.

"Kami apresiasi luar biasa kepada Gubernur Jateng dalam upayanya menangani pencemaran lingkungan di Bengawan Solo. Penegakan hukum sudah hadir, dengan mengedepankan kearifan lokal dan humanisme," katanya, Sabtu (19/9).

Menurutnya, langkah Ganjar dalam memberikan waktu setahun bagi pengusaha memperbaiki pengelolaan limbahnya juga sangat tepat.

Dia menilai cara ini membuat pemerintah tidak harus melakukan penegakkan hukum secara pidana. Namun, lebih kepada pendekatan dan kemanfaatan secara bersama-sama.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi pilot project dan ditiru pemerintah lainnya, bagaimana menegakkan hukum lingkungan hidup tidak melulu dengan cara memenjarakan, tapi lebih pada bagaimana pencemaran bisa dihilangkan dan kemanfaatannya betul-betul dirasakan masyarakat," terangnya.

Menambahkan, anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsy,  menilai Ganjar sangat transparan dan tanpa tendensi dalam menyelesaikan masalah limbah di Bengawan Solo.

"Dia sangat transparan dan data-datanya jelas, detil sampai pada langkah yang diambil. Solusinya sangat bagus, jadi ada jalan tengah yang diambil agar lingkungan baik namun ekonomi tidak hancur. Solusi yang sangat baik," kata dia.

Meski begitu, Ganjar menurut dia tidak mau kalah dengan pengusaha. Buktinya, dirinya memberikan tenggat waktu setahun bagi perusahaan pencemar lingkungan itu untuk membenahi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam pertemuan kunjungan kerja Anggota DPR RI kemarin, dengan gamblang menyebutkan berbagai persoalan pencemaran lingkungan khususnya di Bengawan Solo.

Bahkan, dirinya sudah memiliki peta secara detail, perusahaan apa saya yang mencemari dan tindakan yang sudah dilakukan saat ini.

Pihaknya juga sudah memanggil secara khusus, perusahaan-perusahaan, industri kecil dan peternakan yang terindikasi melakukan pencemaran.

Mereka diminta berkomitmen melakukan perbaikan pengelolaan limbahnya dalam waktu setahun, dan akan berakhir pada Desember tahun ini. [jie]





Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Pemberkatan Pernikahan di Gereja Golden Gate Community Church (G2CC) Semarang