Komisi III DPR RI: Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Agar Disamakan

Hukrim  JUM'AT, 18 SEPTEMBER 2020 , 14:12:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Komisi III DPR RI: Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Agar Disamakan
RMOLJateng. Dalam kunjungan kerja di Polda Jateng Komisi III DPR RI mengusulkan agar sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di setiap daerah agar disamakan.

Tempat yang digunakan untuk operasi yustisi juga harus diperhatikan dan tidak menimbulkan kerumunan massa.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Ketua Tim Kunjungan Kerja (kunker) Komisi III DPR RI, Adies Kadir salam sambutan dalam acara pembagian masker kepada Komunitas Masyarakat Jateng sebanyak 36 ribu masker di halaman Mapolda Jateng, Jum'at (18/9).

Adies menyebut, penyamaan sanksi dimaksudkan agar masyarakat tidak bingung. Kemudian penegak hukum juga harus memperhatikan tempat dalam melakukan operasi.

"Sementara sanksinya ada yang nyanyi ada yang nyapu. Harus ada regulasi ditingkat kelurahan, kecamatan, provinsi itu sama, jadi tidak membingungkan masyarakat. Tempatnya yang digunakan untuk menegakan aturan itu juga harus diperhatikan jangan sampai jadi klaster baru corona, misalnya antreannya atau tempat duduknya," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana mengatakan, perlu adanya kesepakatan TNI, Polri, dan Pemda untuk penyamaan sanksi.

Kemungkinan memang tidak bisa sama persis antar daerah karena ada kearifan lokal, namun dia berharap sanksi harus bisa memberikan shock terapi tapi tidak menimbulkan efek buruk.

"Sanksi disamakan, tapi mungkin tidak bisa disamakan persis tapi dijadikan shock terapi kepada saudara kita untuk menerapkan prtokol kesehatan," jelas Eva.

Sementara itu terkait sanksi yang ramai dibahas karena diterapkan kepada pengemudi mobil yang sendirian di kendaraan, menurut Eva hal itu merupakan upaya mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin.

"Saya menyikapi dengan positif ya, sanksi dan peringatan terhadap siapapun. Sendiri atau bersama orang itu perlu tingkatkan kedisiplinan sendiri pada penggunaan masker dan protokol kesehatan yang lain," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00