KPU Sukoharjo Diminta Tegas Soal Rencana Pengerahan Massa Saat Pentahapan

Antisipasi Klaster Pilkada

Politik  RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 22:08:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

KPU Sukoharjo Diminta Tegas Soal Rencana Pengerahan Massa Saat Pentahapan
RMOLJateng. Merujuk tahapan pendaftaran bakal calon Bupati Sukoharjo yang dipenuhi kerumunan massa pendukung, KPU Sukoharjo diminta tegas atas pentahapan Pilkada sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas menekankan, semua pelaksana pilkada mampu melakukan peran dan fungsi masing-masing dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita sudah melaksanakan deklarasi Pilkada yang harus berjalan sesuai protokol kesehatan sesuai instruksi presiden nomor 6 tahun 2020. Jadi seluruh pentahapan Pilkada Sukoharjo selanjutnya harus mentaati protokol kesehatan. Jangan sampai pelaksanaan Pilkada mengorbankan masyarakat menjadi sakit hanya untuk kepentingan pribadi atau golongan," tegas AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat rakor Polri, TNI, Muspida, Tim Gugus Tugas, KPU, Bawaslu dan timses Paslon, yang digelar di Mapolres Sukoharjo, Rabu (16/9).

Dandim 0274/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan juga mengingatkan mengenai empat hal pokok yang harus diperhatikan saat ini, yakni pandemi Covid-19, pilkada, ekonomi dan kesehatan masyarakat.

"Semua harus bersinergi, siapapun yang memberikan dampak buruk bagi masyarakat Sukoharjo maka kami TNI dan Polri akan tidak segan segan untuk bertindak tegas," ungkap Dandim.

Namun hal lain disampaikan oleh Ketua Tim Sukses bapaslon Etik-Agus, Wawan Pribadi, yang mengancam akan membawa massa besar bila penyelenggara Pilkada tidak memiliki aturan tegas.

"Kemarin kami sudah mencoba taat aturan, tapi ternyata sebelah membawa banyak massa dan tidak ada sanksi. Harus kita sepakati jika tidak boleh membawa massa maka semuanya harus mentaati dengan tidak mengumpulkan massa." Kata Wawan.

Menanggapi hal tersebut Komisioner KPU Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo mengatakan untuk pentahapan Pilkada selanjutnya akan menggunakan undangan terbatas sesuai protokol kesehatan.

"Kewenangan KPU hanya didalam halaman kantor KPU. Kami tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan massa yang berkerumun di luar kantor KPU, ranah kami hanya sebatas di ring 1 dan ring 2," ungkap Syakbani.

Namun KPU akan mengantisipasi dan siap berkoordinasi dengan instansi keamanan dan tim Gugus Tugas Covid19 Sukoharjo.

Diketahui tahapan pilkada berikutnya adalah penetapan calon pada 23 September. Diharapkan akan berlangsung sesuai mekanisme protokol kesehatan, demikian pula pada saat pengundian nomor urut paslon. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00