Lima Kasus Curat dan Curas Diungkap Dirreskrimum Polda Jateng

Hukrim  RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:50:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Lima Kasus Curat dan Curas Diungkap Dirreskrimum Polda Jateng
RMOLJateng. Ditreskrimum Polda Jateng Melaksanakan mengungkap lima kasus curat dan curas di wilayah Hukum Polda Jateng di halaman kantor Ditreskrimum Polda Jateng, Rabu (16/9).

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto didampingi oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jateng AKBP R Fidelis Purna Timoranto, Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng AKBP Parisian Herman Gultom dan Kasat Reskrim Polres Semarang.

Selama bulan Januari sampai dengan Juni 2020 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng telah mengungkap kasus curas, curat berbagai modus serta pemalsuan dokumen kendaraan bermotor.

Kasus pertama, curat spesialis Alfamart dan Indomaret dengan empat perkara yaitu di Indomart Banyumas. Pelaku berjumlah dua orang menggunakan modus mengancam dengan senjata tajam.

Selanjutnya di Indomaret Gumilir dengan modus membobol ATM Bank dalam Indomaret barang bukti yang diamankan uang tunai Rp1 milyar rupiah yang ada di dalam mesin ATM.

"Modus operandi pelaku pura-pura membeli kemudian menyekap penjaga toko,” ucap Kombes Pol Wihastono.

Selanjutnya terjadi di Alfamart Jl. Teuku Umar Indomaret dan Jl. Perintis Kemerdekaan Semarang dengan modus mengancam dengan senjata tajam, barang bukti antara lain uang tunai sejumlah Rp32.500.000.

Selanjutnya pembobolan rumah Tresna Hukmara di Ds.Purbo RT 04/ RW 03, Kec.Bawang, Kab.Batang. Petugas mengamankan uang senilai Rp433.000.000, 11 Unit KBM, empat motor, satu kulkas dan satu mesin cuci.

Selain kasus curat di Indomaret dan Alfamart ada juga pencurian spesialis KBM Mitsubishi L-300 yang terjadi pada Rabu (2/9) lalu di Kab. Demak. Tersangka berjumlah enam orang dan tiga masih DPO kerugian ditaksir mencapai Rp130.000.000.

"Pelaku memang spesialis mencuri mobil L-300 dengan alasan lebih mudah untuk dilakukan pencurian dan daya jualnya lebih cepat,” terang Kombes Pol Wihastono.

Kasus yang diungkap selanjutnya yaitu pencurian di toko mas pada Sabtu (25/7) lalu di Toko Emas Tony, Blora. Modus pelaku mengancam dengan senjata tajam dan memecah etalase dengan sabit dan kerugian ditaksir mencapai Rp274.000.000.

"Seperti yang banyak beredar di medsos pelaku langsung masuk dan menodongkan sabit, pelaku ada tiga orang. Pelaku mengaku baru sekali melakukan perampokan,” ungkap Kombes Pol Wihastono.

Ditreskrimum Polda Jateng juga mengungkap Kasus perusakan pintu mobil dan pecah kaca pada Jumat (28/8) di Rest Area Km 429 Ungaran dan Jalan Raya Wilkum Polres Ungaran. Total kerugian Rp2.000.000.

"Pelaku yang kami ungkap ada tiga orang, pelaku dijerat dengan Pasal 363 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” jelas Kombes Pol Wihastono.

Selain itu, kasus terakhir pembobolan rumah kosong milik Rohman di Bawen  Kab. Semarang pada (21/8). Pelaku berjumlah enam orang dan satu masih DPO.

"Ini menjadi perhatian sebab pelaku memiliki softgun,” terang Kombes Pol Wihastono. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00