Pupuk Pemalang, Usulan Tak Sesuai Alokasi Dari Pemerintah Pusat

Nusantara  KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 , 11:20:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Pupuk Pemalang, Usulan Tak Sesuai Alokasi Dari Pemerintah Pusat
RMOLJateng. Jumlah alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Pemalang jauh di bawah usulan Dinas Pertanian setempat.

Kasi Pupuk, Pestisida dan Alsintan, Madyani mengatakan jumlah alokasi tidak sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan kelompok tani.

"Di sisi lain, dibilang kurang ya bisa kurang karena pengajuan RDKK biasanya untuk dua kali masa tanam, sedangkan saat ini cuaca mendukung untuk tiga kali masa tanam," katanya di kantornya, Kamis (10/9).

Ia juga mengakui distribusi pupuk bersubsidi sempat ada kendala pada awal September.

Madyani menjelaskan alasannya adalah penebusan pupuk bersubsidi per 1 September 2020 harus menggunakan kartu tani atau bank dashboard.

Para pengelola Kios Pupuk Lengkap (KPL) ada yang takut mencairkan karena banyak kartu tani yang isinya kosong hingga terblokir.

"Untuk hal itu kami sudah koordinasi dengan admin di kecamatan, admin di Kabupaten hingba Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mengatasi masalah itu," jelasnya.

Ia menyebut ada 130 KPL untuk 14 kecamatan di Kabupaten Pemalang.

Madyani menyenut usulan RDKK pupuk urea mencapai 26.729 ton. Namun  alokasi baru 19.300 ton setara 72,4 persen dan sudah tersalurkan 15.868 ton. Sisa 3.431 ton.

Usulan RDKK pupuk SP36  11.596 ton namun hanya dialokasikan 2.240 ton atau 21,16 persen. Dari jumlah itu 2.219 ton sudah tersalurkan dan sisa 200 ton.

Kemudian, RSDKK pupil Za 11.653 ton, tapi alokasi hanya 4.154 ton atau 35, 93 persen. Tersalurkam 3.391 ton dan sisa 762,8 ton.

Kemudian, RDKK pupuk NPK  22.509 ton tapi alokasi 10.568 ton setara 46,95,persen. Tersalurlan 7.856 ton dan sisa 2.711 ton.

Lalu, RDKM pupuk Organik  29. 298 ton, namun alokasi hanya lokasi 3.288 ton atau 11,67,persen. Tersalurkan 2.051 ton dan sisa 1.236 ton.

"Tapi kita nanti dapat tambahan lagi dan sudah diminta usulannya..kami sudah ajukam sesuai kebutuham," jelasnya

Adapun harga pupuk urea  Rp. 1.800 per Kilogram, Pupuk NPK Rp. 2.300  per KG, Pupuk SP-36 Rp. 2.000 per Kg, pupuk ZA Rp.1.400,- per Kg, Pupuk organik Rp. 500 per Kg. [jie]




Komentar Pembaca
Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00