Pernyataan Sikap PKS, 'Abstain' Dalam Pendaftaran Cawali Dan Cawawali Surakarta

Politik  SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 , 12:58:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Pernyataan Sikap PKS,  'Abstain' Dalam Pendaftaran Cawali Dan Cawawali Surakarta
RMOLJateng. Pendaftaran calon Wali Kota Solo resmi  ditutup pada Minggu (6/9) kemarin. Hingga hari terakhir tercatat ada dua pasangan calon yang mendaftar dalam bursa pemilihanan Walikota Solo, Desember mendatang.

Pertama adalah pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP Solo dan didukung oleh koalisi parpol kecuali PKS. Sedang paslon kedua adalah Bagyo Wahyono - FX Soepardjo (Bajo) yang mendaftar  dari jalur  independen.

Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail sebut sejatinya PKS juga kecewa karena tidak bisa mengusung calon sendiri dalam pilkada Solo seperti pilkada tahun-tahun sebelumnya.

"Dibilang kecewa ya kecewa, kita yang nomer dua di Solo (total 5 kursi DPRD) dapat amanah dari banyak pihak termasuk dari kader untuk PKS untuk  bisa mengajukan calon sendiri," paparnya, Senin (7/9).

Namun sayangnya dalam pilkada tahun ini, PKS tidak bisa ikut bertarung dan berkompetisi. Ada banyak batu sandungan yang sangat besar dan sulit untuk  memecahkannya.

PKS sendiri mengaku saat ini sedang  dalam dilema untuk menentukan sikap politiknya. Pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu  dengan meminta pertimbangam dan masukan  dari banyak pihak.

"Mudah-mudahan awal November akan kita sampaikan sikap resmi dari PKS dan langkah kedepannya," imbuhnya.

Abdul Ghofar juga apapun nanti sikap yang akan diambil PKS di 2020 ini jangan sampai tahun  2024 malah  membuat suara PKS makin turun. Justru harapannya sikap yang nantinya akan diambil bisa  menaikkan suara PKS hingga  memenuhi batas ambang terendah 9 kursi di Solo.

"Sehingga kita bisa ikut tanpa kemudian terganggu dengan apa yang terjadi di luar. dan kita bisa tentukan sendiri di internal  partai," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut DPD PKS juga memberikan pernyataan sikap untuk menyikapi dinamika politik pasca ditutupnya pendaftaran calon walikota Surakarta. Ada 4 point pernyataan sikap DPD PKS Solo.

Pertama, PKS Kota Surakarta menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kebersamaan masyarakat, konstituen, simpatisan, serta kader PKS Kota Surakarta.

Dengan dukungan berbagai elemen vang telah mendorong PKS untuk menggalang koalisimenghadirkan alternatif calon walikota Surakarta membuktikan PKS tidak sendiri dan selalu bersama suara masyarakat.

"Kedua kami mohon maaf kepada semua elemen masyarakat pendukung PKS dan semua calon walikota yang telah mendaftar melalui PKS karena sampai detik akhir masa pendaftaran Calon Walikota Surakarta, kami tidak bisa mengusung calon alternatif sebagaimana harapan. Setelah berikhtiar maksimal menghadirkan calon alternatif namun terkendala jumlah kursi PKS yang hanya 5 kursi dan belum berhasil membangun koalisi minimal 9 kursi DPRD Kota Surakarta," ungkapnya.

"Oleh karena itu, PKS Kota Surakarta ABSTAIN dalam pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Surakarta," tegas Abdul Ghofar.

Poin ketiganya adalah kondisi ini memberikan pelajaran besar bagi kita bahwa telah terjadi fenomena demokrasi

kota Surakarta yang terbajak. PKS mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Surakarta pada Pemilu berikutnya bisa meraih suara ambang batas pencalonan walikota.

Sehingga dalam Pilkada yang akan datang bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk mengusung ealon walikota alternatif yang diharapkan.

Sedangkan poin ke empat Mengenai sikap politik PKS pada saat pemilihan atau pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 nanti. 

Akan melakukan jaring aspirasi kepada masyarakat konstituen PKS mengenai bagaimana sikap PKS nanti pada saat pemilihan.

Kemudian DPD PKS Surakarta akan melakukan konsultasi hasil jaring aspirasi masyarakat tersebut kepada DPW PKS Jawa Tengah dan DPP PKS. Sampai ada keputusan yang final dari Struktur PKS berdasarkan suara konstituen.

"Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan semoga dapat dipahami dan dimaklumi adanya," tutupnya. [jie]





Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00