Massa GERAM Kembali Turun Ke Jalan Tolak Omnibus Law

Nusantara  JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 20:18:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Massa GERAM Kembali Turun Ke Jalan Tolak Omnibus Law
RMOLJateng. Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) kembali turun ke jalan di Jalan Pahlawan Semarang.

Koordinator massa, Mulyono, mengatakan dalam aksi massa kali ini, terdapat berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa.

Menurut Mulyono, aksi tersebut merupakan perlawanan terhadap penindasan dan ketidakadilan yang dialami serta dilegitimasi oleh Negara dalam bentuk produk hukum dan kebijakan yang lahir.

"Kami di sini kembali turun ke jalan untuk menggelar sidang rakyat dan menolak berbagai kelalaian pemerintah. Salah satunya, Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja," kata Mulyono, Jumat (14/8).

Mulyono berpendapat, penolakan ini terjadi karena penyusunan draft RUU Cipta Kerja yang dilakukan secara tidak transparan serta tidak melibatkan partisipasi rakyat sipil secara aktif. Padahal rakyat lah yang nanti nya akan menjadi subyek terdampak dari adanya aturan terkait.

Menurutnya ketiadaan peran rakyat sipil dalam perumusan RUU Omnibus Cipta Kerja ini jelas akan makin menihilkan dan menjauhkan aspek kesejahteraan rakyat.

Karena orientasi yang dibangun hanyalah demi keuntungan semata, berdasarkan perspektif para pemodal yang menjadi tim penyusun draft RUU terkait.

Selain itu, pelibatan pihak pengusaha dalam tim Satgas Penyusunan RUU ini semakin memperlihatkan hubungan mesra antara pemerintah dengan pemodal.

"Yang juga semakin menegaskan bahwa RUU ini merupakan karpet merah bagi para Oligarki dengan berlindung dibalik dalih investasi," tandasnya. [jie]






Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00