Vaksin Buatan Rusia Sputnik V Angin Segar Di Tengah Pandemi Covid-19

Dunia  JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 07:23:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Vaksin Buatan Rusia Sputnik V Angin Segar Di Tengah Pandemi Covid-19
RMOLJateng. Vaksin buatan Rusia, Sputnik V membawa angin segar di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, 20 negara berminat membeli vaksin Covid-19 buatan Rusia tersebut.

Namun demikian, di sisi lain, suara sumbang soal hadirnya vaksin itu tidak dapat dihentikan. Apalagi, Rusia tampak seperti melakukan 'operasi senyap', tidak banyak kabar sebelumnya soal proses pengembangan vaksin Covid-19. Namun tiba-tiba hadir dengan pengumuman vaksin Covid-19 pertama di dunia.

"Saya pikir itu sangat menakutkan. Ini benar-benar berisiko," kata direktur Institut Keamanan Vaksin di Universitas Johns Hopkins, kata Daniel Salmon ketika berkomentar soal vaksin Covid-19 buatan Rusia, seperti dimuat New York Times.

Untuk memahami hal tersebut lebih lanjut lebih baik untuk mengenal lebih dekat soal proses pembuatan vaksin Covid-19 tersebut.

Kepala Pusat Penelitian Nasional Gamaleya untuk Epidemiologi dan Mikrobiologi, tempat vaksin itu dikembangkan, yakni Profesor Victor Zuyev menjelaskan bahwa vaksin tersebut bisa dibuat dengan cepat berkat profesionalisme pengembangannya.

Selain itu, vaksin itu juga dikembangkan oleh para profesional berpengalaman yang juga berperan dalam pengerjaan vaksin melawan virus Ebola. Dia menjelaskan bahwa nama "Sputnik V" dipilih untuk menjadi nama vaksin itu sebagai bentuk penghormatan pada satelit Soviet pertama.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa vaksin tersebut akan diproduksi dalam dua platform, pertama oleh Pusat Penelitian Nasional Gamaleya untuk Epidemiologi dan Mikrobiologi dan perusahaan Binnofarm.

Awal pekan ini, Putin menjelaskan bahwa vaksinasi penduduk harus dilakukan secara eksklusif atas dasar sukarela. Dia juga berharap bahwa produksi massal vaksin tersebut akan segera dimulai.

Pada saat yang sama, Kementerian Kesehatan Rusia mengindikasikan bahwa pemberian vaksin dalam dua tahap memungkinkan terciptanya kekebalan jangka panjang yang dapat bertahan hingga dua tahun. [hen]



Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa vaksin tersebut akan diproduksi dalam dua platform, pertama oleh Pusat Penelitian Nasional Gamaleya untuk Epidemiologi dan Mikrobiologi dan perusahaan Binnofarm.

Artikel ini telah tayang di Rmol.id dengan judul "Tidak Heran Rusia Bisa Kebut Pembuatan Vaksin Covid-19 Pertama Di Dunia, Ini Alasannya", https://dunia.rmol.id/read/2020/08/13/447937/tidak-heran-rusia-bisa-kebut-pembuatan-vaksin-covid-19-pertama-di-dunia-ini-alasannya.


Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00