Keluar dari PPP, Wakil Bupati Rembang Pilih Nasdem

Politik  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 , 19:19:00 WIB | LAPORAN: DARYONO

Keluar dari PPP, Wakil Bupati Rembang Pilih Nasdem
RMOLJateng. Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto resmi mencabut berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dalam Pilkada Rembang 9 Desember 2020.

Pencabutan berkas pendaftaran ditandai kedatangan sejumlah pengurus Partai Nasdem Kabupaten Rembang ke kantor DPC PPP Kabupaten Rembang.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Rembang, Mashadi mengatakan pencabutan berkas pendaftaran dari Bayu Andriyanto (Ketua DPD Nasdem) di bursa Cawabup PPP guna menindaklanjuti surat terbuka yang dibuat oleh Bayu, 17 Juli 2020 lalu.

"Jika Pak Bayu sudah buat surat terbuka di media, mundur dari bursa Bacawabup PPP, maka kami hari ini datang ke kantor DPC PPP. Berkas sudah dikembalikan dan sudah kami terima," bebernya.

Mashadi menyebut di balik peristiwa politik ini, pihaknya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Hal itu diduga terkait dengan komitmen bahwa pasangan Abdul Hafidz dan Bayu Andriyanto, Bupati dan Wakil Bupati periode sekarang akan berduet lagi untuk kali kedua.

Namun begitu, ternyata hal itu tidak terjadi.

"Sekali lagi kami mendapatkan pelajaran sangat berharga dari peristiwa politik ini, karena pada kenyataannya baik itu komitmen, janji, gentle agreement atau apapun istilahnya, meski bukan hitam di atas putih. Kami berusaha menjaga komitmen, tapi kenyataannya seperti itu," tandas Mashadi.

Wakil Ketua DPC PPP Hafidin Kastur seusai menerima kedatangan pengurus Nasdem menganggap bahwa pencabutan pendaftaran Cawabup dari Bayu Andriyanto merupakan hak politik.

"Kita nggak ada persoalan apa-apa, itu hak politik beliau. Artinya yang dilakukan PPP tetap akan berjalan seperti biasa," terangnya.

Hafidin mengakui selama bergabung di PPP ada kelompok yang menghendaki Bayu Andriyanto digandeng lagi oleh Abdul Hafidz. Namun ada pula yang menginginkan figur lain. Baginya yang menjadi acuan adalah surat rekomendasi dari DPP PPP, Cawabup yang akan ditunjuk untuk mendampingi Abdul Hafidz. Setelah dua bacawabup mundur, yakni Harno dan Bayu Andriyanto, maka tinggal tersisa dua orang, masing-masing Arifin dan Gus Umam.

"Jika calon Bupati, dari DPC, DPW hingga DPP sudah bulat pak Abdul Hafidz. Sedangkan yang kita mintakan rekomendasi adalah Cawabup. Dari tujuh pendaftar, empat diantaranya kita usulkan ke pusat. Pada perkembangannya dua mundur, sehingga tinggal dua," tandasnya.

Namun karena kewenangan rekomendasi dari tingkat pusat, bisa saja DPP memutuskan sosok Bacawabup di luar usulan DPC.

"DPC sebatas mengusulkan, tapi rekomendasi kewenangan DPP. Bisa saja DPP merekomendasikan yang tidak usulan kita, karena kewenangan dari sana," pungkas Hafidin. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00