Bedah Rumah Hasil Donasi Warga Diresmikan, Riyati Bergetar Saat Sambutan

Daerah  JUM'AT, 31 JULI 2020 , 08:41:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Bedah Rumah Hasil Donasi Warga Diresmikan, Riyati Bergetar Saat Sambutan
RMOLJateng. Suara Riyati (48) tampak bergetar saat memberi sambutan di depan warga dan para donatur pada acara tasyakuran rumah barunya.

Dia berusaha keras  menahan tangis  selama berbicara menyampaikan terima kasih kepada warga Wora Wari  yang membangun rumah dan donatur yang membantu melengkapi dengan membuat  kamar mandi, kamar anak dan renovasi rumah.

Baca Juga :

https://www.rmoljateng.com/read/2020/07/12/28502/Iuran-Rp-25-Ribu,-Cara-Warga-Dusun-Wira-Waru-Selamatkan-Janda-Anak-Satu-
 

"Saya tidak dapat membalas apa-apa,  hanya doa semoga warga dan donatur sehat dan tercapai apa yang diinginkan,” kata ibu satu anak warga Dusun Wora Wari Desa Genting Kecamaran Jambu Kabupaten Semarang ini penuh haru.
 
Belasan tahun bekerja serabutan dan menjadi orang tua tunggal untuk putranya W (14), penghasilan Riyati hanya  cukup untuk hidup dengan anaknya saat itu. Hidup menumpang di rumah saudara dan berakhir dengan diusir.
 
Keadaan itu yang membuat warga terdorong untuk bergotong royong membantu bangun rumah Riyati. Warga diminta iuran 25 ribu per KK untuk beli papan dan kayu.
 
Bruno (34) salah satu warga  mengingat banyak cerita haru dibalik pembuatan bantuan rumah Riyati.

Saat proses mencarikan papan dan kayu untuk rumah Riyati beberapa warga relawan sampai hujan-hujan naik mobil bak terbuka.

"Kita carikan kayu 'pekiran' jauh-jauh ambilnya pulang kehujanan tapi semua semangat," kenangnya.

Selain itu proses pembuatan rumah juga nyaris terhenti ketika dana habis.

Sudah uruan dua kali uang masih kurang akhirnya pinjam uang yasinan 700 ribu,” kenangnya.
 
Untuk semua cerita haru itulah Bruno mewakili warga relawan menyatakan sangat puas ketika bantuan warga membangunkan rumah Riyati yang ala kadarnya akhirnya dilengkapi dengan kehadiran Shinta Ardhan pengagas renovasi rumah Riyati bersama jaringannya.  
 
Perempuan yang berprofesi sebagai jurnalis dan Master of Ceremony itu menggandeng semua rekan, relasi dan kliennya untuk berdonasi membantu Riyati.  

"Bermodal kata, kuota dan doa saya sentuh mereka dengan cerita Riyati. Alhamdulilah selama 16 hari terkumpul donasi uang cash sebesar Rp 18.200.000 dari teman-teman saya se Indonesia," ujar Shinta.
 
Dana itu lantas digunakan untuk membuatkan kamar mandi dan kamar anak pada tahap awal. Berlanjut renovasi rumah dengan bata satu meter dan lantai sehat.  
 
"Ini keajaiban bersama. Dalam waktu singkat dan dalam kondisi pandemi, donatur seolah tak terbendung  ingin membantu Riyati. Renovasi rumah terselesaikan, masih ada bonus aset kambing, sepeda motor, perabotan dan pemasangan listrik gratis dari donatur kami," ujar Shinta puas.  
 
Shinta sangat bersyukur pengalangan donasi hasilnya diluar ekpektasi dan sangat membantu Riyati dan putranya yang malang dari kekurangan dan kesusahan.

"Semua masih seperti mimpi," ujar Riyati sendu.
 
Atas dasar itulah tasyakuran rumah baru Riyati dibuat semeriah mungkin oleh Shinta dan tim.

"Ini tasyakuran bersama.  Selain mensyukuri kebahagiaan Riyati dan putranya, juga  merayakan guyub rukun warga membantu Riyati dan kebaikan para donatur," ucap Shinta lagi.   
 
Kesempatan puncak aksi sosial di rumah Riyati ini juga digunakan Shinta  untuk pemberdayaan remaja kreatif dari dua desa, Desa Genting dan Desa Rejosari.

"Sangat semangat belajar dari rumah seperti ini dapat pengalaman nyata membantu sesama dan menuangkan kreasi," tutur Alya (15) salah satu remaja yang dilibatkan membuat konsep acara.  
 
Tasyakuran juga bertambah lengkap dengan hadirnya sejumlah donatur. Agus Kristianto (48) salah satu donatur asal Solo mengaku semangat datang jauh-jauh dari Solo ke Dusun Wora Wari.

"Saya ikut bangga melihat semangat gotong royong warga Worawari yang bagus. Ini perlu dicontoh saat pandemi seperti ini," kata Agus.  

Dia juga ikut  senang mengikuti perkembangan renovasi rumah  Riyati.

"Melihat kondisi rumah ini memang perlu dibantu," kata Agus yang mengaku keluarganya pernah memiliki rumah serupa di masa lalunya.

Hal itu yang mendorongnya turut senang berbagi dalam aksi sosial renovasi rumah Riyati.
 
Agus yang juga kepala area perusahaan kosmetik ternama asal Jepang untuk wilayah Solo raya ini juga hadir bersama tim dengan membagi-bagikan hadiah produk kepada warga yang hadir.
 
Acara tasyakuran dipungkasi dengan penyerahan hadiah sepeda motor dari Arum Nugroho donatur asal Semarang.

"Kami hibahkan sepeda motor ini kepada putra Bu Riyati semoga jadi anak sholeh dan pintar sekolah," ujar Ibu dua anak ini  senang. [jie]

Komentar Pembaca
Kerja Bakti Polisi Membersihkan Masjid Agung Demak
Program Sehati Pertamina

Program Sehati Pertamina

KAMIS, 23 JULI 2020 , 14:27:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00