135-an 'Penghuni' Terminal Tingkir Menjerit, Pendapatan Turun 70 Persen

Daerah  RABU, 01 JULI 2020 , 18:02:00 WIB | LAPORAN: ERNA YUNUS B

135-an 'Penghuni' Terminal Tingkir Menjerit, Pendapatan Turun 70 Persen
RMOLJateng. Sekitar 135-an 'penghuni' Terminal Tingkir Tipe A Salatiga yang tergabung dalam Paguyuban menjerit dan merasakan pendapatan mereka turun hingga 70 persen sejak satu tahun terakhir.

Hal ini dikarenakan, sejumlah PO bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) enggan masuk ke terminal yang kini dibawa pengelolaan langsung Kementerian Perhubungan Darat RI itu.

"Bus yang datang sebelum pendemi Covid-19 sudah turun, kondisi semakin diperparah dengan adanya Covid-19 bus dilarang mengakut penumpang. Dan sekarang, tambah tidak ada pendapatan saat bus-bus AKAP yang dari arah Surabaya tidak masuk Terminal Tingkir," kata Agus seorang pedagang kelontong yang kerap berjualan di kawasan Terminal Tingkir Tipe A, Rabu (1/7).

Dulu, saat situasi masih normal dagangannya dalam sehari dapat meraup untung Rp 40-50 ribu. Namun kini, untuk balik modal saja sangat sulit.

Kondisi yang sama juga dirasakan sejumlah agen bus. Lantaran ada sejumlah PO AKAP yang enggan masuk ke Terminal Tingkir penumpang pun langsung memilih 'mencegat' di Semarang.

Belum lagi, pedagang yang menempati ruko disepanjang peron Terminal Tingkir Tipe A Salatiga mengaku tetap harus membayar kontrakan namun pendapatan nihil.

Sementara, Humas Paguyupan Terminal Tingkir Tipe A Salatiga, Winardi kepada wartawan beberapa waktu lalu mengakui jika akibat ulah nakal enam PO bus AKAP yang mengangkut penumpang dari terminal bayangan Karanggede dan enggan masuk ke Terminal Tingkir Salatiga situasi perekonomian di Terminal Tingkir menurun drastis.

"Setidaknya pendapatan Terminal Tingkir Salatiga menurun hingga 70 persen," paparnya.

Sebenarnya, Paguyupan Terminal Tingkir Tipe A Salatiga telah berkomunikasi dengan pengelola terminal bayangan Karanggede, Kabupaten Boyolali.

"Dengan pengelola terminal bayangan Karanggede sudah sepakat tidak menerima PO AKAP untuk masuk mengakut penumpang namun, sebulan setelah kesepakatan kembali terjadi lagi," imbuhnya. [jie]

Komentar Pembaca
Kerja Bakti Polisi Membersihkan Masjid Agung Demak
Program Sehati Pertamina

Program Sehati Pertamina

KAMIS, 23 JULI 2020 , 14:27:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00