Nasib Tak Jelas Akibat Covid-19, Ratusan Seniman Blora Turun Ke Jalan

Daerah  SENIN, 29 JUNI 2020 , 13:22:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Nasib Tak Jelas Akibat Covid-19, Ratusan Seniman Blora Turun Ke Jalan
RMOLJateng. Tidak adanya kepastian terhadap nasib seniman di tengah pandemi virus Corona membuat ratusan  seniman yang tergabung dalam aliansi seniman Blora turun ke jalan.

Mereka menggelar pagelaran seni budaya berjudul Barongan Gugat Kahyangan di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (29/6).

Aksi pagelaran seni yang menyajikan sejumlah kesenian barongan inipun mengundang perhatian ratusan warga.

Pagelaran inipun seolah menjadi penawar rindu warga yang cukup lama tidak bisa menyaksikan pertunjukkan seni akibat covid -19.

Koordinator aksi, Exy Agus Wijaya mengatakan, aksi budaya ini digelar dalam rangka mempertanyakan ketidakjelasan nasib para pekerja seni di tengah pandemi Covid-19 kepada para pemangku kebijakan di Blora.

"Kita semua tahu bahwa dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh seluruh masyarakat Blora termasuk para seniman. Apalagi setelah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang menyebabkan seluruh kegiatan seni dan budaya diberhentikan. Tentu kondisi tersebut membawa dampak kemerosotan finansial dan ketidakpastian penghasilan bagi semua pekerja seni selama lebih dari tiga bulan ini," papar Exy.

Pihaknya mendorong seiring dengan  diterapkannya tatanan kenormalan baru (New Normal) Covid-19, pagelaran kesenian sebaiknya diadakan lagi,  dengan tentu saja menerapkan protokol kesehatan, seperti, memakaian masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun bagi para pelaku kesenian maupun penonton.

"Sehingga dalam kesempatan ini, kami selaku pekerja seni ingin menanyakan kepada pemangku kepentingan di Kabupaten Blora, kapan pekerja seni bisa berkreatifitas dan diberlakukannya kegiatan seni budaya kembali dengan dasar yang jelas yaitu Peraturan Bupati Blora. Kami paham, di tengah situasi yang serba sulit dan tidak pasti ini, ditambah dengan tidak diijinkannya kegiatan pementasan, kami sebagai seniman adalah salah satu kelompok pekerja informal yang sangat merasakan dampaknya," kata Exy.

Aksi ratusan seniman inipun direspon Bupati Blora, Djoko Nugroho yang menemui langsung para seniman. Di hadapan ratusan seniman, Bupati berjanji akan segera membuka kembali kegiatan pentas seneni secara bertahap. Direncanakan kegiatan hiburan akan diijikna mulai 1 Juli mendatang.

"Kita upayakan segera dibuka. Tapi bertahap. Yang hiburan kecil-kecil dulu. Organ tunggal, musik di pernikahan kita akan ijinkan. Tapi untuk karaoke jangan dulu. Kita sambil lihat situasi kedepan," kata Bupati. [jie]



Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00