MAKI Bakal Gugat Praperadilan KPK Dalam Kasus Eks Bupati Jepara

Hukrim  MINGGU, 28 JUNI 2020 , 18:14:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

MAKI Bakal Gugat Praperadilan KPK Dalam Kasus Eks Bupati Jepara

Boyamin Saiman

RMOLJateng. Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setengah hati terkait penanganan perkara suap mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi.

MAKI berencana mengajukan gugatan praperadilan kepada komisi antirasuah karena diduga sengaja membiarkan sejumlah pihak tak terseret kasus suap yang juga menjerat mantan hakim PN Semarang, Lasito.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mengatakan mantan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan mantan hakim Lasito memang sudah menjalani proses hukuman.

Namun mestinya KPK tidak berhenti pada proses hukum keduanya. Sebab, masih ada tiga pihak lain yang juga tersangkut kasus itu, namun sayangnya tidak ikut diproses hukum.

Yakni pengacara Ahmad Marzuqi yang memberikan uang suap, oknum anggota DPRD Jepara dan pemborong yang mencarikan dan menyiapkan uang suap.

"Hingga kini belum diproses KPK. Makanya saya akan mengajukan gugatan praperadilan atas belum ditetapkannya tiga oknum tersebut ke PN (Pengadilan Negeri) Jakarta Selatan,” ujar Boyamin di Jepara, Minggu (28/6/2020).

Dugaan keterlibatan tiga oknum tersebut cukup kuat. sebab, jika tidak ada pengacara, maka uang suap tidak sampai pada hakim Lasito.

Begitu juga dengan oknum anggota DPRD dan pemborong, jika tidak ada peran mereka, maka tidak ada uang untuk menyuap. Dan keterkaitan mereka dapat dibuktikan dari kesaksian-kesaksian di persidangan perkara Marzuqi.

Hingga kini posisi ketiga pihak itu masih saksi. Dan dari kesaksian-kesasikan di pengadilan membenarkan apa yang saya sampaikan. Ada lawyer yang mengantarkan uang suap, ada oknum anggota DPRD yang menghubungkan dengan pemborong untuk menyediakan uangnya. Mestinya tiga pihak itu juga harus diproses hukum," jelasnya.

Jika penanganan perkara ketiga oknum tersebut dinilai terlalu kecil bagi KPK, Boyamin akan meminta kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melimpahkan perkara ini ke kepolisian atau ke kejaksaan di daerah.   

Kalau tidak dikabulkan akan saya gugat terus sampai proses ini dijalankan,” ucap Boyamin. [jie]







Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00