Muhammadiyah Purbalingga Minta RUU HIP Dicabut Dari Pembahasan

Nusantara  MINGGU, 28 JUNI 2020 , 17:58:00 WIB | LAPORAN: PRAYITNO

Muhammadiyah Purbalingga Minta RUU HIP Dicabut Dari Pembahasan
RMOLJateng. Terkait dengan adanya Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP), Organisasi Muhammadiyah telah membentuk Panitia 15 untuk meminta kepada pemerintah agar RUU-HIP di-drop atau dicabut dari pembahasan maupun Prolegnas Muhammadiyah tidak melakukan demonstrasi/aksi massa.
 
"Kami tidak mengerahkan masa, akan tetapi kami menyalurkan kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah agar yang penting RUU-HIP tersebut dicabut, karena menurut kajian dari PP Muhammadiyah bahwa RUU-HIP tidak akan menguntungkan bangsa kita. Demikianlah yang dilakukan Muhammadiyah, sekalipun ada hal yang tidak setuju dengan pemerintah, sifatnya tidak melakukan aksi demonstrasi, pasti melalui jalur yang tidak membuat masyarakat panik,” kata Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Purbalingga H Ali Sudharmo SPd, Minggu (28/6).
 
Dibagian lain Ali mengatakan, Muhammadiyah senantiasa selalu membantu pemerintah, salah satunya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan.

Ali mengatakan PD Muhammadiyah Purbalingga memiliki program mendirikan perguruan tinggi.
 
Kami masih meneruskan rencana untuk mewujudkan perguruan tinggi. Inshaallah surat kami sudah kami layangkan kepada Bupati, kami tinggal menunggu untuk dipanggil dalam rangka mewujudkannya,” katanya.
 
Ali menjelaskan perguruan tinggi tersebut akan diwujudkan dalam waktu dekat dengan bentuk ‘Politeknik Muhammadiyah’ dengan jenjang pendidikan Diploma 3 (D3). Sebagai langkah awal akan dibuka Jurusan Farmasi, Desain Grafis dan Rekam Medik.
 
Kami akan membuka Jurusan Farmasi karena SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga ada jurusan farmasi, sekarang kalau tidak diteruskan sampai D3 ijazahnya ora kanggo, tidak bisa dipakai untuk mencari kerja. Kemudian Jurusan Desain Grafis, banyak masyarakat, lembaga maupun instansi yang membutuhkan tenaga desain grafis, maka akan kami sediakan. Kemudian Jurusan Rekam Medik, jarang perguruan tinggi yang menyediakan padahal setiap rumah sakit membutuhkan tenaga rekam medik,” katanya. [jie]





Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00