Kader Banteng Solo Dilarang Keluar 'Kandang'

Politik  SABTU, 27 JUNI 2020 , 16:26:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Kader Banteng Solo Dilarang Keluar 'Kandang'
RMOLJateng. Imbas pembakaran bendera partai pada saat aksi demonstrasi penolakan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), di depan gedung DPR, Rabu (24/6) lalu, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo instruksikan kadernya jangan terprovokasi.

Rudi, panggilan akrabnya sudah menegaskan kepada seluruh struktur partai di jajaran DPC PDIP Solo, PAC, ranting dan anak ranting agar tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk memecah belah PDI Perjuangan.

"Tidak mungkinlah PDIP akan mengganti Pancasila dengan ideologi yang lain," papar Rudi kepada RMOLJateng, Sabtu (27/6).

Rudi menegaskan terkait pembakaran bendera partai sudah ada instruksi ketua umum dengan menempuh jalur hukum. Dengan melaporkan insiden tersebut ke Polda Metro. Selanjutnya tinggal merapatkan barisan, dan tetap berpegang teguh pada instruksi dari ketua umum.

"Jadi kader banteng Solo nggak perlu keluar kandang  Ngapain, wong peristiwanya di Jakarta  sudah dilaporkan ke Polda Metro. Tinggal tunggu saja pengusutan pelaku pembakaran," tegasnya.

Disebutkan Rudi dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (ADART) partai sudah jelas Ideologinya adalah Pancasila.

Logikanya ungkapnya, untuk  mendirikan sebuah rumah besar yang namanya NKRI pasti membutuhkan pondasi dasar yang kuat. Dan pondasinya dinamakan Pancasila.

"Itu nggak boleh dirubah-rubah. Saya juga kader lainnya jelas tidak setuju ideologi dirubah-rubah. Itu sudah sah," tandasnya.  [jie]






Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 , 15:03:00