Realisasi PAD Purbalingga Tahun 2019 Capai Rp305,9 Miliar

Pemerintahan  SENIN, 22 JUNI 2020 , 19:12:00 WIB | LAPORAN: PRAYITNO

Realisasi PAD Purbalingga Tahun 2019 Capai Rp305,9 Miliar
RMOLJateng. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2019 Kabupaten Purbalingga mencapai Rp305.996.806.188, atau 108,2 % dari target.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga Tentang Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019, Senin, (22/6).
 
Realisasi pendapatan Pemerintah Kabupaten Purbalingga tahun anggaran 2019 adalah sebesar Rp2.076.658.114.142, atau mencapai 99,05 % dari target yang ditetapkan.

"Pendapatan tersebut bersumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp305.996.806.188,- atau 108,2 % dari target," katanya.
 
Pendapatan selanjutnya bersumber dari pendapatan transfer terealisasi sebesar Rp1.674.265.467.954 atau mencapai 97,1 % dari target. Kemudian sumber lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp96.395.840.000, atau mencapai 107,3 %.
 
Sedangkan realisasi belanja Pemkab Purbalingga tahun anggaran 2019 adalah sebesar Rp1.701.313.169.024, atau mencapai 91,91 % dari pagu anggaran yang ditetapkan dalam APBD-perubahan 2019 sebesar Rp1.850.966.050.000.
 
Adapun realisasi belanja tersebut dapat dirincikan menjadi realisasi belanja operasi sebesar Rp1.438.969.577.302 atau mencapai 93,63 % dari pagu anggaran yang ditetapkan. Realisasi belanja modal sebesar Rp262.136.781.292 atau mencapai 84,00 % dari pagu anggaran yang ditetapkan.  Realisasi belanja tidak terduga sebesar Rp206.810.430 atau mencapai 10,34 % dari pagu anggaran yang ditetapkan.
 
"Perlu kami sampaikan juga bahwa, pada tahun anggaran 2019 Kabupaten Purbalingga merealisasikan anggaran transfer yang besarnya mencapai Rp361.414.681.400.  Realisasi transfer tersebut terdiri dari transfer bagi hasil pendapatan kepada pemerintah desa sebesar Rp6.645.949.000, transfer bantuan keuangan yang direalisasikan sebesar Rp354.768.732.400," katanya.
 
Realisasi pembiayaan bersih tahun anggaran 2019 adalah sebesar Rp116.063.497.291. Pembiayan bersih tersebut berasal dari realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp125.149.497.291 dikurangi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp9.086.000.000.
 
"Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp9.086.000.000 seluruhnya merupakan realisasi tambahan penyertaan modal pemerintah daerah kepada empat perusahaan yaitu PD BPR Artha Perwira sebesar Rp1.000.000.000, Perumda Owabong sebesar Rp2.000.000.000, Perumda air minum Tirta Perwira sebesar Rp3.600.000.000 dan PT BPD Jawa Tengah sebesar Rp2.486.000.000," katanya.
 
"Sebagaimana sudah kami sampaikan, maka pada tahun anggaran 2019 terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) sebesar Rp129.993.761.009," katanya. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00