Bawaslu Terapkan Strategi Pengawasan Khusus

Politik  JUM'AT, 19 JUNI 2020 , 19:59:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Bawaslu Terapkan Strategi Pengawasan Khusus
RMOJateng. Bawaslu Jawa Tengah menyiapkan berbagai strategi khusus dan baru untuk mengawasi penyelenggaraan pilkada 2020.

Strategi tersebut perlu diterapkan karena pilkada 2020 juga dilaksanakan dalam situasi khusus, yakni masih adanya pandemi Covid-19.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Saka, menyatakan saat ini Bawaslu menyusun indeks kerawanan pilkada (IKP). Karena ada pandemi, lanjut dia, maka IKP ini juga memperhitungkan berbagai dimensi yang terkait dengan pandemi.

"IKP menambahkan data mengenai zona status daerah apakah hijau, kuning atau merah,” kata Fajar, Jumat (19/6).

Fajar menyatakan, karena situasi dan kondisi masing-masing daerah bisa berbeda maka perlakuan dalam pengawasan juga bisa berbeda. Pilkada 2020 juga ada peralatan khusus yakni alat pelindung diri (APD).

"Meski ada hal-hal baru dalam pilkada 2020 tapi kualitasnya harus dipastikan tetap terjaga. Jangan sampai pilkada 2020 asal terlaksana," tambahnya.

Dia mengingatkan bahwa Perpu 2 tahun 2020 tidak mengubah tekhnis penyelenggaraan pilkada. Maka, beberapa teknis harus sesuai dengan yang tercantum dalam UU 10/2016.

"Misalnya terkait dengan verifikasi faktual bakal calon perseorangan masih harus dilakukan dengan sensus," kata dia.

Fajar menerangkan, berbagai metode kampanye juga masih perlu dilakukan dengan tetap sesuai protokol kesehatan. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00