Lagi, Dua Pasien Covid-19 Di Blora Sembuh

Kesehatan  RABU, 03 JUNI 2020 , 20:05:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Lagi, Dua Pasien Covid-19 Di Blora Sembuh
RMOLJateng. Dua pasien Covid -19 di Kabupaten Blora kembali dinyatakan sembuh. Keduanya merupakan pasien dari klaster Temboro.

Wakil Bupati Blora, Arif Rohman mengatakan, dengan adannya penambahan dua pasien ini, maka total pasien sembuh sudah sebanyak 5 orang.

"Total sembuh ada 5, yakni istri pasien pertama dari Perumda Kunden, pasien Kentong Cepu dan 3 pasien Temboro masing-masing dari Kapuan Cepu, Ngawen dan Jati. Sedangkan yang meninggal masih tetap 3 yang semuanya memiliki penyakit penyerta," kata Arif Rohman di Posko gugus tugas penanganan Covid -19 di Kantor Setda Blora, Rabu (3/6) sore.

Menurut Wakil Bupati, saat ini masih ada 22 pasien yang masih menjalani perawatan. Mereka kebanyakan dari klaster Temboro dengan rata-rata usia 11-20 tahun.

"Karena usianya masih muda, dan tidak memiliki penyakit penyerta, maka kemungkinan sembuhnya juga besar. Kita yakin yang sembuh akan semakin banyak,” tambah Wakil Bupati.

Menurut Wakil Bupati kunci untuk pencegahan persebaran virus ini adalah kekompakan bersama, yakni kompak dan disiplin untuk patuh pada protokol kesehatan.

Seperti disiplin memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun , dan menghindari kerumunan.

Kami juga meminta kepada masyarakat yang tetangga atau kerabatnya ada yang usai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh, tolong untuk diterima layaknya orang sehat lainnya. Jangan dijauhi, jangan didiskriminasi. Jika itu terjadi maka bisa mengganggu mentalnya yang bisa berakibat pada penurunan imunitas. Mereka justru harus diberikan semangat dan diperhatikan,” harap Wakil Bupati.

Sementara itu, Direktur RSUD Blora, dr. Nugroho Adiwarso, mengatakan ahwa hingga saat ini masih ada 3 pasien yang dirawat di ruang isolasi rumah sakitnya. Sedangkan di Klinik Covid-19 Bakti Padma tinggal 14 pasien yang dirawat.

Sependapat dengan Pak Wakil Bupati, kami juga memohon agar masyarakat bisa menerima pasien yang telah sembuh dengan baik. Begitu juga ketika masih ada yang diisolasi, untuk tidak mediskriminasikan keluarga pasien. Justru disinilah tekanan yang paling berat,” tegas dr. Nugroho. [jie]



Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00