Penerapan New Normal Di Dunia Pendidikan, Ini Kata Wali Kota Solo

Pendidikan  JUM'AT, 29 MEI 2020 , 20:25:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Penerapan <i>New Normal</i> Di  Dunia Pendidikan, Ini Kata Wali Kota Solo
RMOLJateng. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan persiapan kondisi new normal terkait pandemi virus corona jenis baru, COVID-19. Meski saat Pemkot Solo kembali memperpanjang  Status kejadian luar biasa (KLB) Corona hingga 7 Juni mendatang.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo sebut pelaksanaan new normal sebaiknya diberlakukan di tempat-tempat ibadah dulu. Baru ke fasilitas lain seperti mall dan lain sebagainya.

"Mudah-mudahan minggu depan tempat peribadatan bisa kembali normal.  Namun itu menanti keputusan dari Kementrian Agama," papar Rudi, panggilan akrab Walikota Solo, Jumat (29/5).

Ditambahkan Rudi, sebelum pemberlakukan new normal, beberapa pusat perbelanjaan sudah menerapkan standar protokol kesehatan. Menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan di berbagai titik di pusat perbelanja.

"Jadi kini tinggal menyempurnakan saja," papar Rudi.

Sementara itu skenario untuk penerapan new normal di dunia pendidikan, politisi senior PDIP ini  justru mengusulkan agar sekolah kembali dibuka bulan Januari 2021 mendatang. Bahkan saat ini sudah bermunculan petisi untuk penundaan waktu masuk sekolah.

"Saya malah usulkan sekolah dibuka bulan Januari sekalian saja. Kembalikan jaman dulu dimana  tahun ajaran dan tahun anggaran disamakan," imbuhnya.

Selain itu, Rudi juga menambahkan,  lebih baik siswa kembali ke sekolah saat wilayah sudah benar-benar zona hijau Covid-19. Yang berarti sudah aman dan terbebas dari paparan virus tersebut.

"Karena anak-anak justru lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Kita bisa menjaga, tapi anak-anak SD, SMP kan masih butuh pertumbuhan, perkembangan. Namun apapun keputusannya kita masih menunggu keputusan dari Kemendikbud dan Ketua Gugus Covid-19," lanjutnya. 

Menurutnya jika aktifitas belajar mengajar disekolah dimulai bulan Januari maka jangka waktu untuk  persiapan infrastuktur lebih  panjang sehingga hasilnya bisa maksimal.

"Seandainya kebijakan itu jadi diterapkan mohon jam belajar dikembalikan 6 hari.  Supaya bisa bergantian masuk pagi dan siang. Karena jika nunggu infrastruktur kan lama," pungkasnya.  [jie]



 





Komentar Pembaca
Fasilitas Umum Tandon Air

Fasilitas Umum Tandon Air

KAMIS, 04 JUNI 2020 , 16:42:00

Perjalanan Kereta Barang Dalam Kondisi Pandemi Covid-19
Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

Salat Jumat Jelang New Normal Di Semarang

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:00:00