Buron Enam Bulan, Pembunuh Tukang Becak Di Jalan Imam Bonjol Semarang Dibekuk Petugas

Hukrim  JUM'AT, 22 MEI 2020 , 17:44:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Buron Enam Bulan, Pembunuh Tukang Becak Di Jalan Imam Bonjol Semarang Dibekuk Petugas
RMOLJateng. Tim Resmob Polrestabes Semarang menangkap empat pemuda sebagai tersangka kasus pembunuhan tukang becak yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan beberapa luka di teras pertokoan jalan Imam Bonjol, Kota Semarang, 8 November 2019 silam.

Pelaku sempat buron selama enam bulan.

Keempat pemuda itu adalah warga Semarang yang masing-masing bernama Nicko Limarga (19), Yobel Hendrawan (19), ACS (17) dan DL (17). Sedangkan korban bernama Mitudin (39) warga Brebes.

"Mereka ini ada yang bekerja, tidak bekerja dan ada yang masih pelajar," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Auliansyah Lubis saat konferensi di kantornya, Jumat (22/5).

Mereka ditangkap Rabu (21/5) di kediaman masing-masing kawasan Pamularsih dan Tanah Mas setelah enam bulan sembunyi dari kejaran polisi.

Salah satu dari empat pelaku itu sempat akan pergi ke Pekanbaru, Riau.

"Mereka dalam kondisi mabuk, mau buang air kecil di dekat lokasi si tukang becak itu biasa istirahat. Ditegur tidak terima, terjadilah perkelahian," ungkap Auliansyah.

Dalam perkelahian itu, kata dia, korban Mitudin sempat melawan hingga empat pemuda itu pergi.

Namun, sesaat kemudian mereka kembali lagi dan salah satu dari mereka menghajar korban dengan besi tiang cor yang ada di lokasi.

"Pelaku dendam, balik lagi mereka mau dihajar lagi tapi salah satunya langsung hajar pakai alat ini (besi tiang cor)," ujarnya.

Keempat pemuda itu tak banyak bicara saat ditanyai awak media terkait aksinya. Namun, mereka mengakui bila saat itu sedang mabuk dan tak terima karena ditegur.

Atas perbuatannya, keempat pemuda itu dijerat pasal 338 KUHP dan Pasal 365 ayat (1) ke 3 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun. [hen]

Komentar Pembaca