Insentif Kartu Prakerja Untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

Politik  KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:36:00 WIB | OLEH: RMOL NETWORK

Insentif Kartu Prakerja Untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

Airlangga Hartarto/Net

RMOLJateng. Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian meluncurkan program Kartu Prakerja yang dijadikan sebagai salah satu solusi menekan gelombang PHK di tengah pandemik Covid-19.

Dalam program Kartu Prakerja tersebut pemerintah memberikan insentif bagi masyarakat yang lolos mengikuti pelatihan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, adanya insentif dalam program Kartu Prakerja pada prinsipnya untuk menguatkan daya beli masyarakat.

"Oleh karena itu dari paket jaring pengaman sosial dari Rp. 65 triliun itu mengcover 103 juta masyarakat, kemudian yang Kartu Prakerja diminati 9,4 juta orang," ujar Menko Airlangga dalam acara TVRI Nasional, Rabu malam (13/5).

Dia mengatakan dengan demikian dari segi daya beli masyarakat yang ditopang oleh pemerintah. Kemudian akan dilihat dan dijaga ke mana spending keuangan mereka.

"Spending di mana itu tentu kita menunggu kurva lebih menurun, kalau sudah menurun kita melihat harus ada situasi apa yang disampaikan dengan Presiden kita harus berdamai dengan penyakit ini," tutur Menko Airlangga.

Hal itu dikarenakan, pemerintah belum dapat memprediksi kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir.

"Karena penyakit ini akan lama dan penyelesaian seperti penyakit yang lain itu tidak hilang 100 persen, tapi ada vaksin kemudian ada bagaimana kita bertahan terhadap penyakit-penyakit ini dengan imunitas yang kita jaga," demikian Menko Airlangga. [fth]

Komentar Pembaca