Pengamat: Metode Omnibus Law Satukan UU Yang Tercerai Berai

Politik  RABU, 13 MEI 2020 , 10:51:00 WIB | OLEH: RMOL NETWORK

Pengamat: Metode Omnibus Law Satukan UU Yang Tercerai Berai

Ray Rangkuti/Net

RMOLJateng. Metode Omnibus Law dalam RUU Cipta Kerja adalah langkah tepat untuk menciptakan harmoni beragam aturan di Indonesia yang selama ini saling tumpang tindih.

Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti juga menyatakan, RUU Cipta Kerja sudah sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

"Secara umum di luar kontennya, mekanismenya itu udah tepat. Bagaimana membuat undang-undang yang tercerai berai dibuat dalam satu rangkaian. Itu bagus semangatnya," ujar Ray kepada wartawan, Selasa (12/5).

Ray menilai, RUU Ciptaker memiliki semangat untuk memangkas birokrasi yang saat ini berbebelit-belit. Menurutnya, beragamnya aturan untuk sebuah hal bisa membuat inefisiensi.

Lebih lanjut, Ray menilai RUU Ciptaker bisa mempermudah perizinan tanpa mengabaikan hal-hal lain yang semula di atur oleh pusat dan daerah atau uturan lain. Dia mengingatkan pola aturan itu layak direalisasikan karena pernah diterapkan dalam UU Pemilihan Umum.

"Jadi kodifikasi seperti ini sebetulnya bagus ya semangatnya. Karena itu tadi, menghindari tumpang tindih, inefisiensi, memudahkan orang mencari pasal-pasal, memudahkan kordinasi, dan macam-macam," jelasnya. []


Komentar Pembaca