Pekerja Di Sukoharjo Kena PHK Dan Dirumahkan

Ekonomi  JUM'AT, 10 APRIL 2020 , 12:00:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Pekerja Di Sukoharjo Kena PHK Dan Dirumahkan
RMOLJateng. Sejumlah pekerja di Sukoharjo mulai terkena PHK dan dirumahkan.

Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disperinakertrans), aktif melakukan pemantauan pada perusahaan perusahaan pasca mewabahnya covid19.

"Sampai hari ini, terdata ada dua perusahaan yang melaporkan melakukan PHK dan lima perusahaan yang merumahkan karyawannya," kata Sekda Pemkab Sukoharjo Agus Santosa, dikonfirmasi Jumat (10/4).

Total karyawan yang di-PHK sebanyak 685 orang dari dua perusahaan, yakni PT Index sebanyak 643 orang dan PT Deta Sukses Makmur 43 orang.

Sedangkan karyawan dirumahkan ada 256 orang. Terdiri dari PT Panrama sebanyak 42 orang, Fave Hotel sebanyak 72 orang, klinik gigi center line 11 orang, PT Arasavis sejahtera 37 orang dan Syariah Hotel Solo sebanyak 55 orang.

"Kita pastikan semua hak karyawan tetap terpenuhi." Imbuh Sekda.

Terpisah, Kabid Hubungan Industrial Disperinaker, Suharno mengatakan, saat ini memantau seluruh perusahaan.

"Ada 18 perusahaan besar di Sukoharjo dengan jumlah karyawan ribuan. Mereka kita pantau terus," imbuhnya. [hen]

Komentar Pembaca