Peduli Wabah Covid-19, Yayasan Alumni Undip Bantu Donasi Rp 60 Juta

Nusantara  SELASA, 07 APRIL 2020 , 16:10:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Peduli Wabah Covid-19, Yayasan Alumni Undip Bantu Donasi Rp 60 Juta
RMOLJateng. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menerima bantuan untuk penanganan Covid-19. Bantuan kali ini datang dari Yayasan Alumni Undip berupa uang senilai Rp 60 juta.

Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara simbolik.

Ganjar mengatakan dalam kondisi saat ini, bantuan dari masyarakat tidak bisa dilihat lagi nominal dan kuantitasnya. Melainkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sebagai masyarakat.

"Hari ini tidak lagi bicara berapa kuantitasnya, yang dihitung adalah solidaritas dan nilai kemanusiaanya. Ini yang dibutuhkan bangsa Indonesia," ujar Ganjar, Selasa (7/4).

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Yayasan Alumni Undip yang menaungi Universitas Semarang (USM).

"Kami berterimakasih atas bantuannya dan ini memberikan semangat yang luar biasa. Hari ini seluruh rasa diperlukan untuk saling memperkuat," imbuhnya.

Menurut Ganjar, dalam melawan Covid-19 membutuhkan sikap persatuan dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

"Saya juga ikut nitip kepada bapak-bapak, ibu semuanya untuk sosialisasi supaya pakai masker, jaga jarak, cuci tangan terus-menerus, lalu jaga kesehatan dengan olah raga dan minum vitamin," paparnya.

Sementara, Ketua Yayasan Alumni Undip, Abdullah Kelib, menuturkan bahwa bantuan tersebut sebagai wujud keprihatinan terjadinya wabah Virus Corona.

"Kedatangan kami untuk menjalin tali silaturahmi dan memberikan donasi seadanya sebagai wujud ukhuwah insaniyah, kebersamaan kemanusiaan," jelasnya.

Ia pun mengutip perkataan Ibnu Sina, seorang filosof sekaligus ahli kesehatan muslim, untuk menanggapi kondisi saat ini.

"Kata seorang filosof Ibnu Sina, kepanikan adalah penyakit, sedangkan ketenangan adalah separuh obat, kesabaran itu awal dari kesembuhan," pungkas dia. [jie]





Komentar Pembaca