Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Semarang Tambah Ruas Penutupan Jalan

Nusantara  SENIN, 06 APRIL 2020 , 15:43:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Semarang Tambah Ruas Penutupan Jalan

Hendrar Prihadi

RMOLJateng. Meski ruas jalan protokol telah ditutup, namun aktifitas dan mobilitas warga diluar jalan tersebut masih tinggi, sehingga pemutusan dalam penyebaran virus corona masih jauh dari harapan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kepada media saat menyampaikan update Covid-19 di Kota Semarang, Senin (6/4/2020).

Menurut Hendi, panggilan akrab Wali Kota, untuk meningkatkan kedisiplinan warga Kota Semarang untuk tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang urgent, pihaknya bersama Polrestabes Semarang dan Dishub menambah ruas jalan yang ditutup mulai pukul 18.00 sampai 06.00 WIB.

"Perhari ini, mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi kita tambah ruas jalan yang kita tutup. Karena jalan-jalan itu sangat ramai," ujar Hendi.

Adapun ruas jalan yang ditutup selain jalan protokol adalah jalan Dr Wahidin, dari Kaliwiru sampai pertigaan Sisingamangaraja. Kemudian jalan Supriyadi, jalan Hasanudin hingga Tanah Mas, Jalan Tanjung sampai jalan Pemuda dan Jalan Basudewo.

"Sekali lagi kami berharap bagi warga Kota Semarang yang aktifitasnya masih banyak diluar hanya sekedar menghabiskan waktu, mudah-mudahan semakin sadar, semakin memahami dan mengerti kalau persoalan Covid-19 ini tidak bisa disepelekan," ujar Hendi.

Hendi meminta masyarakat turut aktif memutus rantai penyebaran virus corona, tidak usah ketemu siapa-siapa dulu kalau tidak penting.

"Mudah-mudahan upaya kita bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 bisa berhasil dengan menerapkan kedisiplinan dan mengurangi aktifitas diluar jika tidak urgent," tambahnya.

Sementara hasil evaluasi penutupan lima ruas jalan protokol menurut Hendi berjalan dengan baik dan PKL yang terimbas akibat penutupan jalan sudah diberikan bantuan berupa sembako.

"Cuman diluar jalan itu masih cukup ramai terutama pinggir-pinggir Kota Semarang, maka kita coba tambah lagi 5 ruas jalan yang kita tutup mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi," ujarnya.

Hal itu dilakukan supaya masyarakat Kota Semarang paham  kalau persoalan Covid-19 perhari ini sangat serius.

"Kalau sudah ditambah masih juga tidak ada perubahan, kita akan tambah lagi minggu depan, kita tutup lagi beberapa ruas jalan. Tapi sebenarnya hal itu kami berharap tidak dilakukan. Kami hanya mengingatkan kepada masyarakat ayo kurangi keluar rumah untuk hal yang tidak penting," pinta Hendi. [jie]




Komentar Pembaca