Seorang Petani Asal Pemalang Sumbang Satu Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 Di Semarang

Nusantara  JUM'AT, 03 APRIL 2020 , 10:05:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Seorang Petani Asal Pemalang Sumbang Satu Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 Di Semarang
RMOLJateng. Bantuan sembako untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Semarang terus mengalir, baik perusahaan dengan CSR nya maupun pribadi karena rasa empatinya.

Salah satunya bantuan dari seorang petani asal Pemalang. Karena bentuk empatinya, petani ini menyumbangkan satu ton beras untuk meringankan warga Kota Semarang yang terdampak  Covid-19.

Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh sang petani, Atik, kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang, Jumat (3/4/2020).

Hendi, panggilan akrab Wali Kota Semarang menyampaikan terima kasih atas kepedulian seorang petani Pemalang terhadap warga Kota Semarang khususnya yang terdampak Covid-19.

"Saya mewakili warga Kota Semarang menyampaikan terima kasih atas bantuan Bu Atik yang notabenenya seorang petani, tapi memiliki kepedulian yang luar biasa, saya hanya bisa mendoakan semoga bantuan ini bermanfaat untuk warga dan mendoakan supaya Bu Atik diberi kesehatan," ujar Hendi saat menerima beras bantuan.

Nantinya lanjut Hendi, beras-beras dan sembako bantuan dari masyarakat akan dikelola dan distribusikan melalui Dinas Sosial Kota Semarang dan relawan-relawan.

"Bantuan sembako dari masyarakat nantinya akan didistribusikan melalui Dinas Sosial Kota Semarang supaya tepat sasaran," ujar Hendi.

Sementara itu Atik, saat ditanya kenapa menyumbang di Kota Semarang, dengan malu-malu menyatakan karena dengan penyebaran Covid-19 ini banyak warga Kota Semarang yang mendadak tidak bisa bekerja.

"Kebetulan saya pas panen, makanya saya bawa ke Semarang untuk sedikit meringankan beban warga, apalagi akibat Covid-19 ini banyak warga yang tiba-tiba tidak bisa bekerja," ujar Atik.

Atik juga berharap khususnya warga Kota Semarang yang terdampak virus corona diberikan kesehatan, kesabaran dan selalu menjaga kebersihan.

"Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir, supaya warga bisa beraktifitas normal kembali," pungkas Atik. [jie]

Komentar Pembaca