Bupati Wonogiri Tutup Swalayan Luwes

Daerah  KAMIS, 26 MARET 2020 , 21:31:00 WIB | LAPORAN: TULUS PREMANA

Bupati Wonogiri Tutup Swalayan Luwes
RMOLJateng. Bupati Wonogiri Joko Sutopo akhirnya mengeluarkan surat larangan beroperasi untuk swalayan Luwes per Jumat (27/3) besok.

Surat tersebut diayangkan setelah sebelumnya menyampaikan teguran keras lantaran swalayan tersebut dinilai mengabaikan seruan pemerintah perihal penanganan Covid-19.

Joko Sutopo ketika dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah melayangkan surat tersebut.

"Saya lakukan ini untuk edukasi publik agar apapun yang dilakukan,  siapapun selalu mendasari kaidah hukum yang ada,’’ jelasnya, Kamis (26/3/2020) sore.

Sebelum mengeluarkan surat tersebut, menurut Joko Sutopo, sehari sebelumnya, pihaknya  melakukan sidak dan melihat secara langsung bahwa swalayan Luwes tersebut tidak ada empati terhadap penanganan virus corona, yang saat ini sedang diberantas bersama-sama.

"Di otak mereka (pengelola swalayan Luwes) yang dipikir hanya untung, untung dan untung saja. Tidak pernah ada CSR sama sekali. Bahkan saat kita mati-matian melawan corona, di swalayannya tidak ada satu pun botol hand  sanitizer yang disediakan untuk umum. Pengunjung juga dibiarkan berdesak-desakan," paparnya.

Dan ternyata, masih kata Bupati, setelah dicek kelengkapan administrasinya, juga tidak mengindahkan aturan yang ada.
 
Terpisah, Waluyo Kepala Satpol PP Wonogiri, mengaku kalau dirinya yang mengantarkan surat tersebut ke pihak manajemen Luwes. Surat Bupati Wonogiri tersebut bernomor 050/2605 tertanggal 16 Maret 2020, dan dialamatkan kepada Direktur CV Sarwo Santoso.

"Pada surat itu, intinya disampaikan bahwa masa berlaku surat ijin usaha perdagangan telah berakhir tertanggal 25 Februari 2017.  Sehubungan dengan itu, Pemda mengambil langkah pemberhentian kegiatan usaha mulai tanggal 27 Maret 2020 sampai dengan pemenuhan ketentuan perizinan usaha sebagaimana diatur dengan perundang undangan yang berlaku,’’ jelas Waluyo. [jie]
 
 





Komentar Pembaca