Pemprov Jateng Terima Seribu Alat VTM Dari Eijkman Institute

Daerah  KAMIS, 26 MARET 2020 , 14:24:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Pemprov Jateng Terima Seribu Alat VTM Dari Eijkman Institute
RMOLJateng. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menerima bantuan dari pihak luar.

Kali ini, bantuan yang datang adalah Virus Transfer Media (VTM), yang disalurkan langsung oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Jakarta.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan, terima kasih kepada LBME Jakarta atas bantuan 1.000 alat VTM tersebut.

Ganjar menerangkan, VTM merupakan media sejenis tabung yang digunakan untuk meletakkan spesimen yang diambil dari pasien menggunakan metode Swab.

Dengan alat VTM itu, swab dibawa ke laboratorium pemeriksaan untuk diketahui apakah positif atau negatif corona. VTM sangat penting karena tanpa alat itu, pengecekan virus corona tidak akan berhasil.

"Alhamdulillah Jateng mendapatkan rejeki berupa 1000 VTM. Alat ini sekarang banyak orang membutuhkan dan sangat penting untuk membawa hasil Swab masyarakat yang diduga terjangkit corona," kata Ganjar, Kamis (26/3).

Didampingi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Heru Setiadi, Ganjar langsung menyerahkan VTM ke Dinas Kesehatan Provinsi Jateng untuk segera didistribusikan kepada rumah sakit yang menangani kasus ini.

Berbagai bantuan termasuk 1000 VTM tersebut, lanjut Ganjar, merupakan hasil ikhtiar pemerintah untuk memenuhi segala kebutuhan dalam upaya pencegahan covid-19. Nantinya, bantuan-bantuan yang sudah didapat akan segera didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan.

"Akan segera kami distribusikan, kalau VTM ini tentu ke rumah sakit-rumah sakit yang menangani kasus covid-19," tegasnya.

Ganjar menekankan sampai saat ini terus berikhtiar untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Semua upaya dilakukan, agar penyebaran virus pandemic ini dapat terkendali.

"Kami ikhtiar sampai jungkir balik untuk mengatasi persoalan ini. Saya mohon kepada masyarakat, tolong bantu kami untuk tetap di rumah. Sakit memang, namun ini demi kepentingan orang banyak dan rasa kemanusiaan," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca