Tembok Jebol, BB Gula PN Blora Berhamburan Keluar

Ekonomi  RABU, 25 MARET 2020 , 14:12:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Tembok Jebol, BB Gula PN Blora Berhamburan Keluar
RMOLJateng. Barang bukti (BB) gula kristal putih milik mantan direktur PT Gendhis Multi Manis (GMM) Lie Kamadjaja yang teronggok hampir dua tahun di gudang Desa Muraharjo, Kecamatan  Kunduran, Blora, berhambuaran akibat dinding belakang gudang jebol.

Akibatnya, sekitar 1.300 ton gula berhamburan keluar gudang. Hingga Rabu (25/3) kondisi gudang masih dibiarkan jebol.

Menurut Kepala Desa (Kades) Muraharjo Karsono, gula BB sidang yang ada di gudang H. Slamet, berhamburan keluar gudang setelah dinding belakang jebol pada Senin (23/3). Kondisi itu sudah dilaporkan ke Bhabimkamtibmas setempat.

"Warga kami juga tidak berani mendekat, karena semua paham itu barang bukti yang gudangnya disegel polisi," kata Karsono, Rabu (25/3).

Humas Pengadilan Negeri (PN) Blora, Didik Riyadi menjelaskan, PN masih menunggu kiriman berkas dari Mahkamah Agung (MA). Terhadap BB GKP menjadi kewenangan pengawasan Kejari.

"Tidak terbukti bersalah, BB gula akan dikembalikan ke terdakwa Lie Kamadjaja, kami masih menunggu berkas putusannya dari MA," jelas Didik Riyadi yang juga Panitera Muda Hukum PN Blora.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blora, I Made Sudiatmika, mengaku telah mendapat informasi sebagian BB gula di gudang Desa Muraharjo berhamburan keluar akibat dindingnya berbahan seng ambruk.

"Dinding yang jebol akan kita ditata, sebagian gula dalam karung sak yang berhamburan dimasukkan ke dalam gudang," jelas Kajari Blora.

Meski sudah diputus bebas (tidak bersalah) dalam sidang PN Blora, setahun lalu atas tuduhan mengedarkan gula non-SNI, Lie Kamadjaja belum bisa mengurus gula miliknya.

Bahkan sampai barang bukti gula kristal putih sebanyak 24.990 karung sak (50 kilogram per karung) totalnya hampir 1.300 ton merek Gendhis milik Kamadjaja, masih teronggok di dua gudang tersegel. [hen]

Komentar Pembaca