Hendi : Besok Penyemprotan Disinfektan Massal Di Kota Semarang

Siapkan 10 Truk Tangki Dan Ratusan Alat Semprot

Nusantara  KAMIS, 19 MARET 2020 , 20:29:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Hendi : Besok Penyemprotan Disinfektan Massal Di Kota Semarang
RMOLJateng. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bekerja keras untuk tetap menjaga kenyamanan masyarakat di tengah isu penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Indonesia.

Salah satunya dengan memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat, seperti bahan pokok, cairan antiseptik dan masker dengan melakukan inspkesi mendadak ke sejumlah titik toko swalayan, toko bahan kimia dan toko alat kesehatan, Kamis (19/3).

Dalam sidak tersebut, Hendi, panggilan akrabnya didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Hendi sendiri dalam pantauannya menyebutkan jika barang kebutuhan masyarakat di Kota Semarang secara umum masih tersedia.

Dirinya mencontohkan antara lain stok beras dan gula masih tersedia meski permintaan masyarakat meningkat. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik yang salah satunya ditunjukkan dengan memborong barang-barang kebutuhan pokok, termasuk hand sanitizer.

"Ada beberapa stok yang perlu disikapi, namun secara umum masih ada persediaan yang bisa dibeli oleh masyarakat. Maka harapan saya masyarakat bisa berpartisipasi dengan tidak melakukan pembelian dalam jumlah yang berlebihan. Karena kalau itu terjadi akan menimbulkan kelangkaan dan harga jual yang semakin tinggi,” ujar Hendi.

Adapun beberapa lokasi yang disambangi Hendi diantaranya toko Swalayan Ada, toko alat kesehatan Sanidata Putri Medika, juga toko bahan kimia Indrasari.

Hendi mengungkapkan kunjungan lapangan tersebut adalah guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok termasuk hand sanitizer.

Hendi juga memastikan Pemkot Semarang akan terus melakukan penyemprotan disinfektan secara massal bersama berbagai relawan dan jajaran Pemkot Semarang pada Jumat besok.

Tak kurang dari 10 mobil truk tangki serta ratusan alat penyemprot yang akan masuk ke berbagai lapisan di Kota Semarang, termasuk tempat ibadah, trotoar, taman dan berbagai tempat umum lainnya.

Untuk itu kegiatan sterilisasi di Kota Semarang ini akan terus dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, yaitu hingga penyebaran virus benar - benar hilang dan masyarakat tak lagi cemas. [jie]

Komentar Pembaca