Hoaks !!!, Warga NU Dilarang Sekolah Di Muhammadiyah

Polres Jepara Gelar Pertemuan Dengan FKUB

Daerah  KAMIS, 05 MARET 2020 , 13:40:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Hoaks !!!, Warga NU Dilarang Sekolah Di Muhammadiyah
RMOLJateng. Polres Jepara menggelar pertemuan dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Jepara di Polres Jepara, Kamis (5/3) siang.

Ajang silaturahmi itu, salah satunya untuk menyikapi hoaks warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dilarang sekolah di Muhammadiyah.

"Maksud dan tujuan kami selain silaturahmi juga menginformasikan terkait berita di medsos yang memposting statemen bahwa warga NU dilarang sekolah di sekolah Muhammadiyah maupun berobat di RS Muhammadiyah itu merupakan hoaks," kata Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto saat sambutan.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya tidak ingin disinformasi itu berkembang di wilayah Jateng, khususnya Jepara.

"Mari sikapi berita itu yang merupakan hoaks setelah dikonfirmasi. Mari jalin komunikasi dan silaturahmi baik saling hormati antar ormas ciptakan situasi kamtibmas kondusif," ajaknya.

PD. Muhammadiyah Jepara yang diwakili Asep Sutisna menyampaikan, proses komunikasi harus dilakukan karena perkembangan dunia maya sangat rentan terjadi postingan dan berita yang tidak benar. Salah satunya soal isu warga NU  yang dilarang sekolah atau berobat di yayasan Muhammadiyah.

"Silaturahmi NU dan Muhammadiyah di Jepara terjalin baik. Bahkan rencana 16 Maret 2020 kami akan menyelenggarakan pengajian di Pondok Karimunjawa dengan mengundang Rais Syuriah NU KH. Ubaidilah Nur," paparnya.

Ketua PCNU Jepara yang diwakili Hisyam Zamroni menyampaikan hal senda. Dijelaskan, ketika ada problematika di Jepara, selalu dikomunikasikan antar pimpinan NU Muhammadiyah dan dibahas bersama.

"Mari ciptakan iklim yang aman kondusif di wilayah Jepara, kita dukung upaya kepolisian dan pemerintah. Sehingga Jepara bisa menjadi percontohan nasional," harapnya. [jie]






Komentar Pembaca