DPRD Blora Minta Tindak Tegas Cafe Karaoke Ilegal

Daerah  SENIN, 02 MARET 2020 , 19:13:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

DPRD Blora Minta Tindak Tegas Cafe Karaoke Ilegal
RMOLJateng. Anggota komisi A DPRD Kabupaten Blora, Yusuf Abdurrahman meminta aparat bertindak tegas dengan manjamurnya cafe karaoke di wilayah Kabupaten Blora.

Hal ini disampaikan Yusuf saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Satpol PP, di ruang Komisi A, Senin (2/3).

"Berkali-kali ada operasi penertiban tapi sepertinya tidak ada pengaruhnya, jika perlu cari tindakan yang bisa menimbulkan efek jera," ucap Politisi Partai Demokrat ini.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Satpol PP, Bambang ST mengaku, terbatasnya personil menjadi permasalahan tersendiri yang dihadapi satpol PP. Meski begitu, itu tidak akan menjadikannya alasan untuk bekerja semaksimal mungkin.

"Salah satu kendala Satpol PP adalah terbatasnya personel. Tapi, prinsipnya kami akan terus berusaha semaksimal mungkin," ujarnya.

Selain menyoroti masalah cafe karaoke ilegal, dalam rakor itu, DPRD juga menyoroti penanganan kebakaran. Selama tahun 2019 setidaknya ada 98 kasus kebakaran yang terjadi.

Bambang mengaku, Damkar yang berada di bawah kewenangan Satpol PP cukup kerepotan karena jumlah mobil damkar terbatas.

"Ideal ada tujuh unit, tetapi sekarang baru ada empat unit mobil damkar. Jadi terus terang kami kewalahan mengatasinya," paparnya.

Anggota Komisi A lainnya, Susanto Budi Susetyo mengatakan, banyaknya kasus kebakaran ini, semestinya menjadi perhatian serius Pemkab. Budi berjanji akan mengupayakan penambahan pengadaannya mobil damkar.

"InsyaAllah kami akan mengawal supaya ajuan anggaran ini agar masuk APBD 2021," jelas politisi PKS itu. [hen]

Komentar Pembaca