Sempat Jadi Buron, Pelaku Perampasan Berhasil Diringkus

Hukrim  KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 , 14:48:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Sempat Jadi Buron, Pelaku Perampasan Berhasil Diringkus
RMOLJateng. Unit Reskrim Polsek Kedungwuni, Polres Pekalongan berhasil menangkap dua pelaku kejahatan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Keduanya adalah  Tomi Alias Tompel (26) dan Rudi Alias Gusdu (34). Keduanya warga Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Mereka adalah  terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan di area lapangan Bebekan di Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Jum’at (7/2/2020) lalu.

"Pada hari Rabu (26/2/2020) sekira pukul 16.00 Wib, polisi berhasil menemukan petunjuk keberadaan para pelaku, selanjutnya Polisi melakukan penangkapan terhadap Kedua Tersangka," tutur Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, melalui Kasubbag Humas AKP Akrom, Kamis (27/2/2020).

Kronologis kejadian bermula pada hKamis (6/2/2020) sekira pukul 23.30 Wib. Korban MR (17) bersama ketiga temannya yakni MKM (15).,SS ( 16) dan KR (16) tiba di area lapangan Bebekan untuk berkumpul.

Pada hari Jum’at (7/2/2020) sekira pukul 01.00 Wib, kedua tersangka datang berboncengan mengendarai sebuah sepeda motor Honda Beat.

Lalu, Kedua Tersangka turun dari motornya mendatangi kedua Korbannya yakni MR dan MKM untuk meminta keduanya   mengeluarkan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Karena belum punya KTP, kedua Tersangka menyuruh kedua Korbannya  untuk mengeluarkan HPnya masing-masing.

Namun, kedua Korban tidak bersedia. Tersangka yang bernama Tomi Alias Tompel langsung memegangi kerah baju dan memukul wajah MR hingga terjatuh.

Setelah korban MR berdiri, kedua Tersangka melakukan tindakan kekerasan kembali baik itu berupa pemukulan dan tendangan.

Setelah Korban MR terjatuh kembali, kedua Tersangka mengambil Handphone milik Korban MR.

Setelah berhasil mengambil Handphone milik Korban MR, kemudian Kedua Tersangka mendekati teman Korban yakni MKM dan melakukan pemukulan.
"Karena ketakutan MKM lari meninggalkan tempat diikuti rekan-rekannya SS dan KR. Dan saat lari tanpa sengaja Handphone milik MKM terjatuh dan hilang," tuturnya.

Atas kejadian tersebut Korban MR mengalami luka memar di hidung dan kerugian materi sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah).

Lalu, korban MKM mengalami luka memar di bagian pelipis mata kiri dan kerugian materi sebesar Rp. 1.160.000,- (satu juta seratus enam puluh ribu rupiah).

"Kedua Korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya,  lalu orang tua Korban  melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungwuni guna proses lebih lanjut," ujarnya.
Polisi berhasil mengamankan sebuah sepeda motor Honda Beat G-3560-ADB yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

Lalu,   sebuah Handphone yang saat itu di sembunyikan di sebuah kebun di Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, Kedua Tersangka mengakui segala perbuatannya. Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu tersangka akan diancam dengan Pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” ucap Kasubbag Humas AKP Akrom. [jie]

Komentar Pembaca