Hoaks Corona, DKK Jepara Imbau Warga Waspada

Daerah  KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 , 09:07:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Hoaks Corona, DKK Jepara Imbau Warga Waspada
RMOLJateng. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara meminta masyarakat agar lebih selektif terhadap berbagai informasi.

Termasuk tentang virus corona yang saat ini masih hangat dibicarakan.

Sebab bermunculan informasi hoaks soal corona di tengah publik.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jepara, M Fakhrudin meminta, masyarakat secara cerdas menyaring informasi terkait corona, sebelum diterima atau disebarkan kembali.

Sebenarnya yang ditakuti itu bukan Mers-CoV, SARS, dan Covid-19. Yang ditakuti virus baru, virus yang menyerang pada mass media dan whatsapps. Virus yang namanya H-04-X (hoaks) itu virus yang paling berbahaya,” ungkapnya Kamis (27/2).

Terkait dugaan WNA di Jepara yang terinfeksi corona, ia pastikan hanya disinformasi dari pihak-pihak tertentu yang menyebabkan keresahan.

Untuk informasi valid menyoal penyebaran dan antisipasi, pihaknya meminta masyarakat mengacu kepada informasi yang disebarkan oleh institusi resmi pemerintah.

"Seperti yang sekarang di RSUP Kariadi, namanya tuan Shimaguchi itu sudah di laborat dan nanti satu-dua hari lagi akan ada hasilnya. Besar kemungkinan insyallah tidak, karena gejalanya sudah ada tanda-tanda kebaikan tidak mengarah ke Covid-19,” terangnya.

Virus corona alias Novel Coronavirus, ditegaskannya, belum ada yang masuk ke Indonesia. Adapun kabar pasien yang beredar selama ini, diketahui hanya mengalami batuk, panas, dan pilek biasa.

Kendati demikian, masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Untuk itu Pemkab Jepara meminta warganya untuk tetap tenang, dan tidak khawatir secara berlebihan menghadapi virus ini.

Kami Dinkes beserta tim sudah turun ke lapangan, dan periksa semua dari rumah ke rumah. Kita pantau selama 14 hari dan karantina hasilnya seluruhnya dinyatakan sehat,” imbuhnya. [hen]

Komentar Pembaca