Pastikan Bebas Prostitusi, Satpol PP Kota Semarang Lakukan Pembinaan LC Sunan Kuning

Daerah  RABU, 26 FEBRUARI 2020 , 07:17:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Pastikan Bebas Prostitusi, Satpol PP Kota Semarang Lakukan Pembinaan LC Sunan Kuning
RMOLJateng. Pasca ditutupnya lokalisasi Sunan Kuning dan beralih fungsi jadi rumah karaoke, Satpol PP Kota Semarang terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada praktek prostitusi.

Selain melakukan pemantauan, Satpol PP Kota Semarang juga rutin melakukan pembinaan terhadap 150 an pemandu karaoke untuk menegaskan tidak ada praktek prostitusi.

"Sesuai kesepakatan dan perjanjian, setelah Sunan Kuning ditutup tidak ada lagi prostitusi, makanya kita lakukan pemantauan dan pembinaan," ujar Kasat Pol PP Fajar Purwoto, Rabu (26/2/2020).

Salah satu pembinaan yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang, seluruh pemandu lagu dikumpulkan di balai RW Argorejo dan ditegaskan lagi jika ada yang melakukan praktek prostitusi, maka rumah karaoke akan langsung ditutup.

"Kita tegaskan lagi jika melakukan praktek prostitusi, maka rumah karaoke tempat LC itu bekerja akan langsung ditutup," tandasnya.

Selain pembinaan secara formal, Satpol PP Kota Semarang juga akan melakukan pembinaan dalam bentuk lain. Salah satunya lomba menyanyi lagu dangdut secara live.

"Tanggal 21 April 2020, kita akan mengadakan lomba nyanyi lagu dangdut dengan peserta para pemandu lagu secara live, nanti akan diiringi oleh OM Praja Wibawa yang dimiliki Satpol PP Kota Semarang," tambahnya.

Salah seorang pengelola karaoke menyambut baik langkah yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang. Pihaknya bersama paguyuban akan mendukung penuh.

"Kita sudah komitmen tidak ada prostitusi, makanya kita akan mendukung langkah Satpol PP Kota Semarang," ujarnya. [jie]

Komentar Pembaca