Banjir Pekalongan, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Daerah  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 17:15:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Banjir Pekalongan, Ribuan Warga  Terpaksa Mengungsi
RMOLJateng. Ribuan warga Kota Pekalongan terpaksa mengungsi karena banjir yang merendam seluruh wilayah.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Saminta menyebut jumlah pengungsi mencapai 1.362 jiwa.

"Para pengungsi tersebar di 14 titik , dan hingga saat ini masih terus dilakukan pendataan," tuturnya, Senin (24/2/2020).

Ia merinci 14 tempat pengungsian yaitu Masjid Alkaromah : 403 Jiwa, Mushola Al Ikhsan : 90 Jiwa, Stadion Hoegeng : 165 Jiwa, Rumah H Tohirin    : 20 Jiwa, Aula Kelurahan Tirto : 3 Jiwa, Aula Kelurahan PKK : 17 Jiwa.

Lalu TPQ Al Hikmah Tirto : 65 Jiwa, Aula Kec Barat : 174 Jiwa, Mushola Baitul Iman / Klego : 65 jiwa, Musola Al Ikhlas  Klego : 50 jiwa, PA Arabitoh Klego : 105 jiwa.

Kemudian di Gd Amanjiba : 80 Jiwa, Masjid Khalid B Walid : 45 Jiwa dan SD 4 Klego :  80 Jiwa.

Saminta menjelaskan hujan intensitas tinggi di Kota Pekalongan sejak pukul 00.30 WIB hingga pagi.

Pada  pagi hari Sungai Bremi, Sungai meduri dan drainase Kota meluap.

"Hampir seluruh wilayah Kota Pekalongan terdampak genangan dg ketinggian variatif," tuturnya.

Kecamatan Utara seluruh nya dengan ketinggian rata-rata 20-50 cm beberapa mencapai 70 cm. Kecamatan Barat utamanya daerah sepanjang aliran sungai Bremi 40-70cm.

Kecamatan utara sebagian besar ketinggian dari 20-50 cm, dan sebagian kecil Kecamatan Selatan.

Distribusi Logistik yang sudah dikirim antara lain  Beras 35 kg, Mie Instan 12 dus, Minyak Telon 6, Minyak Kayu Putih 12, Makanan Siap Saji 30 Paket, Antangin 12 Dos dan Nasi Siap Saji Pengungsi.

"Logistik mandiri per RW terus berjalan utk jumlah masih dalam proses," jelasnya. [jie]

Komentar Pembaca