9 PSK Dan 4 Waria Terjaring Operasi Pekat Satpol PP Kota Semarang

Hukrim  SABTU, 22 FEBRUARI 2020 , 00:33:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

9 PSK Dan 4 Waria Terjaring Operasi Pekat Satpol PP Kota Semarang
RMOLJateng. Untuk membersihkan Kota Semarang dari praktek prostitusi dan penyakit masyarakat lainya, Satpol PP Kota Semarang gencar merazia para PSK jalanan.

Operasi yang dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto ini berhasil mengamankan 9 PSK dan 4 waria yang menjajakan seks dj jalanan.

"Ini adalah operasi rutin Satpol PP Kota Semarang untuk mencegah praktek prostitusi di jalanan dan setiap razia jumlahnya terus menurun," ujar Fajar Purwoto, Sabtu (22/2/2020) beberapa saat lalu.

Pada razia sebelumnya, Satpol PP Kota Semarang mengamankan 23 PSK dan 3 waria, namun razia pada malam hingga dinihari ini mengamankan 9 PSK dan 4 waria.

"Mudah-mudahan razia rutin ini akan terus menekan praktek prostitusi di jalanan sehingga Kota Semarang benar-benar bersih dari penyakit masyarakat yakni prostitusi," harap mantan Kepala Dinas Perdagangan ini.

Kesembilan PSK dan empat waria ini terjaring dalam penyisiran di Jalan Imam Bonjol, Kawasan Mberok, Jalan Tanjung dan jalan Muradi.

"Para PSK dan waria yang terjaring langsung kita bawa ke resos  Wanodyatama Surakarta untuk proses lebih lanjut," tambah Fajar.

Dari kesembilan PSK yang terjaring, usia tertua 56 tahun. Meski demikian pihaknya tidak mempedulikannya karena ia terbukti menjajakan seks komersil di jalanan.

"Usia tertua dari PSK yang terjaring 56 tahun. Meski demikian tidak ada tebang pilih, semuanya kita kirim ke resos di Surakarta," tandas Fajar.

Lebih lanjut Fajar menyatakan, operasi PSK akan terus digelar secara rutin untuk mencegah beredarnya PSK di jalanan yang nantinya akan meresahkan masyarakat.

Operasi PSK secara rutin digelar sebagai bentuk komitmen Pemkot Semarang dalam mewujudkan Ibu Kota Jawa Tengah bebas prostitusi.  [jie]




Komentar Pembaca