Lukai Dua Remaja, Belasan Anggota Geng All Stars Timuran Diringkus Polisi

Hukrim  SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 18:09:00 WIB | LAPORAN: ARIS WIBOWO

Lukai Dua Remaja, Belasan Anggota Geng All Stars Timuran Diringkus Polisi

RMOL Jateng

RMOLJateng. Belasan remaja anggota geng All Stars Timuran berhasil diringkus tim Reskrim Polsek Pedurungan, usai melakukan aksi pengeroyokan di jalan Woltermongunsidi, Semarang, pada Minggu (16/2) dinihari.
 
14 dari 25 tersangka pembacokan terhadap Erlangga Raka Puruhito (16) dan Fatthul Qorib (21) di Jalan Woltermonginsidi Kelurahan Pedurungan Tengah Kecamatan Pedurungan Kota Semarang berhasil diringkus jajaran Polsek Pedurungan.
 
Kapolsek Pedurungan Semarang Kompol Eko Rubiyanto, ketika jumpa pers mengatakan, para tersangka pembacokan menamakan diri geng All Stars Timuran.

Saat kejadian, para tersangka bergerombol dengan berkeliling kota mengendarai tujuh kendaraan roda dua mencari musuh secara acak.
 
"Pembacokan bermula saat para tersangka Minggu dini hari melewati salah satu pedagang angkringan di Jalan Woltermonginsidi melempari pembeli di angkringan mengunakan botol kaca," katanya.
 
Mendapat lemparan batu dari anggota geng, lanjut dia, korban melakukan pembalasan. Melihat hal tersebut, para anggota All Star Timuran menyerang korban mengunakan delapan senjata tajam yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
 
"Akibat lemparan botol para tersangka, korban melawan dan terjadilah tawuran mengakibatkan kedua korban mengalami luka bacok dan kini sedang dirawat di Rumah Sakit Sultan Agung dan RSUD Wongsonegoro," imbuhnya.
 
Meski telah mengamankan 14 tersangka dengan inisial APF (15), ARR (17), WBU (16), MNI (15), PM (16), NS (16), SM (16), SNF (17), NTR (17), IS (16), IM (16), FLR (17), DAP (17), AAF (16), petugas masih memburu 11 pelaku pembacokan yang masih buron.

Menurutnya, aksi kriminal para tersangka harus segera dituntaskan karena menyangkut keamanan seluruh wilayah Kota Semarang.
 
"Atas tindak kejahatan para tersangka, polisi mengenakan Pasal 170 KHUPidana dan atau pasal 351KHUPidana, Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara," tegasnya.
 
Dari kejahatan para tersangka, Kompol Eko berpesan kepada seluruh orang tua agar memperhatikan pergaulan anak-anaknya. "Jika pada malam hari belum berada di rumah untuk dicari dan diajak pulang," katanya. [hen]

 

Komentar Pembaca