Udinus Semarang Terapkan Aspal Jalan Pakai Plastik Bekas

Nusantara  SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 17:14:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Udinus Semarang Terapkan Aspal Jalan Pakai Plastik Bekas
RMOLJateng. Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang melakukan terobosan mengaspal jalan menggunakan bahan dasar sampah plastik dipadukan dengan cairan aspal.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Ir Edi Noersasongko, M.Kom, menjelaskan bahwa Udinus sebagai institusi pendidikan juga harus peduli akan isu lingkungan. Satu diantaranya isu mengenai sampah plastik yang merusak bumi.

Kami langsung mempraktekan dengan mengaspal jalan sekitar Udinus dan ini merupakan kegiatan yang diprakarsai Udinus bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang. Melalui kegiatan ini kami ikut serta membantu pemerintah Kota Semarang mensukseskan program ‘Semarang Wegah Nyampah’," tegas Edi, Senin (17/2).

Benar saja, jalan sepanjang 964 m di sekitar Udinus, diaspal secara langsung dengan campuran berbahan plastik.

Kata dia, untuk mempersiapkan plastik sebagai bahan untuk aspal, Udinus menyediakan alat pencacah, serta upaya dalam pengumpulan sampah plastik di beberapa wilayah di Kota Semarang.

"Proses pembuatan aspal plastic dilakukan di AMP (Aspalt Mixing Plant) dengan supervisi teknis dari peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) dan Balai Litbang Penerapan Teknologi Jalan dan Jembatan," tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Udinus, Dr. Ir.  Dian Retno Sawitri, M.T, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan berbagai penelitian dan mencari ilmu di Pusjatan Kota Bandung.

Menurutnya pemilihan sampah kresek sebagai bahan baku utama dikarenakan jenis sampah tersebut tidak memiliki nilai ekonomis. 

Dalam prosesnya pencacahan dilakukan dengan tiga mesin pencacah dengan hasil cacahan ideal 3 mm. Jika ukuran tak ideal maka tak bisa menjadi campuran aspal. Sedangkan untuk presentase campuran plastik yakni 6 persen dari total aspal yang dibutuhkan,” tuturnya.

Dian menilai penggunaan plastik sebagai campuran aspal akan menambah kekuatan aspal dari kerusakan sebesar 40 persen, jika dibandingkan dengan aspal tanpa plastik. Pengaspalan menggunakan bahan plastik sebagai langkah Udinus untuk mengurangi limbah plastik.

Kekuatan aspal plastik sudah diteliti di Pusjatan dan BBPJN 7 Surabaya dan kegiatan ini juga sebagai langkah pengurangan plastik di lingkungan,” tegasnya.  [jie]

Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00