BNN Kembali Bongkar Penyelundup Sabu Jaringan Malaysia

Hukrim  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 22:52:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

BNN Kembali Bongkar Penyelundup Sabu Jaringan Malaysia
RMOLJateng. Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu jaringan Malaysia.

Dalam penggrebekan tersebut, BNN yang dipimpin Deputi Berantas Irjen Arman Depari mengamankan barang bukti 33,9 kilogram sabu dan 9 tersangka berhasil diamankan.

Hasil penyidikan sementara, sebanyak 33,9 kilogram sabu tersebut didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut ke Indonesia.

Arman Depari mengatakan, pengungkapan penyelundupan sabu jaringan Malaysia ini bermula dari operasi di dua tempat secara bersamaan.

"Operasi kita lakukan di Rayeuk Aceh Timur. Dalam operasi ini kita menangkap 5 tersangka dengan barang bukti 18,9 kilogram sabu," ujar Arman Depari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/2/2020).

Hasil pemeriksaan sementara lanjut Arman, barang bukti tersebut menurut pengakuan tersangka didatangkan dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

Dalam waktu bersamaan lanjut Arman, pihaknya juga menangkap empat tersangka yang membawa 15 kilogran sabu dari Malaysia ke Teluk Nibung Tanjung Balai Asahan.

"Dalam penggrebekan ini team BNN melakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Aris yang kedapatan membawa narkoba dengan sepeda motor yang dibungkus dengan karung berisi 15 kg narkoba," tambah Arman.

Dari penyidikan Aris lanjut Arman,  pengendali dan pemilik sabu tersebut adalah Aflah warga  penduduk Kisaran.

"Dari keterangan Aris kita kembangkan dengan melakukan penangkapan terhadap Aflah. Namun Aflah berupaya melarikan diri dan melawan dengan  menabrak petugas," terangnya lagi.

Takut buruannya kabur, Team BNN melakukan pengejaran dan memberikan tibdakan tegas dengan tembakan terukur.

"Akhirnya mobil dapat dihentikan dan tersangka Aflah mengalami luka dibagian kepala akibat benturan dan istri Aflah yang juga berada yang dalam mobil mengalami luka tembak pada bagian punggung," terangnya lagi.

Hingga saat ini seluruh tersangka dan Barang Bukti diamankan di BNNP Sumut dan akan dibawa ke Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut. [jie]

Komentar Pembaca