Naik 70%, Pengrajin Dupa Di Kudus Kebanjiran Order Jelang Imlek

Daerah  KAMIS, 23 JANUARI 2020 , 14:05:00 WIB | LAPORAN:

Naik 70%, Pengrajin Dupa Di Kudus Kebanjiran Order Jelang Imlek
RMOLJateng. Menjelang Imlek tahun ini, permintaan dupa di Kabupaten Kudus melonjak cukup tajam.

Bahkan mencapai sekitar 50-70% dibanding hari normal.

"Pesanan meningkat 50-70%. Terutama akhir pekan ini," kata Samuel Hidayat (28) salah satu pengrajin dupa di RT 3/RW 2 Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati.

Ia menerangkan, normalnya pesanan dupa hanya berkisar 30-40 kilogram per hari untuk kebutuhan personal. Sedangkan untuk klenteng sampai 100 kilogram per pekan.

"Menjelang Imlek ini bisa produksi sekitar 646 kilogram per pekan," sebutnya.

Dari sekian banyak proses produksi, ia menyebut, proses pengeringan membutuhkan waktu paling lama. Yakni berkisar antara dua hari. Terlebih jika cuaca tidak bersahabat, prosesnya bisa lebih lama lagi.

"Dupa harus dijemur sampai benar-benar kering, makanya butuh waktu minimal sampai dua hari sekali produksi. Kalau tidak kering nanti nggak mau menyala saat dibakar," jelasnya.

Kendati banyak permintaan,  tak semuanya mampu dilayani karena jauhnya lokasi pengiriman. Hal itu membuat biayanya membengkak karena harus menanggung biaya pengirimannya.

"Misalnya ke Batam saya ada pesanan sampai 400 kilogram setiap dua pekan. Tapi biaya kirimnya nggak kuat saya," imbuhnya. [hen]

Komentar Pembaca
Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 , 11:43:00

Program Sehati Pertamina

Program Sehati Pertamina

KAMIS, 23 JULI 2020 , 14:27:00

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

Robot Ikut Wisuda Daring Di Undip Semarang

SELASA, 28 JULI 2020 , 15:37:00