Sadis! Curi Kambing Jantan Setelah Gorok Kambing Betina

Hukrim  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 14:44:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Sadis! Curi Kambing Jantan Setelah Gorok Kambing Betina
RMOLJateng. Polres Karanganyar ungkap kasus pencurian kambing yang terjadi di wilayah Jumapolo Karanganyar. Kejadian tersebut sempat menjadi viral karena dalam salah satu kejadian ditemukan kambing betina dan anak kambing (cempe) ditemukan mati dalam keadaan leher tergorok.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi sebut, kejadian pencurian kambing yang membuat heboh masyarakat itu akhirnya ditindaklanjuti dengan melakukan analisa dan pemeriksaan di lokasi serta memeriksa beberapa saksi.

"Modus pencurian kambing kita selidiki, memeriksa saksi dan di lokasi ditemukan beberapa barang bukti yang kemudian (hasilnya) mengarah pada pelaku," jelasnya Kamis (16/1).

Keduanya diamankan karena diduga melakukan aksi pencurian kambing milik Sugiyo, warga Dusun Genuk Rt 02 Rw 02, Desa Paseban, Kecamatan Jumapolo, pada hari Sabtu (11/01/2020) lalu.

Korban melaporkan beberapa ekor kambing miliknya hilang. Diantaranya tiga ekor kambing mati di kandang dengan leher seperti habis disembelih, serta tiga ekor kambing lainnya hilang.

"Salah satu pelakunya ternyata seorang residivis yang sudah dua kali merasakan dinginnya tembok penjara. Pertama di LP Sragen dan kedua di LP Sragen dengan kasus serupa (pencurian)," imbuh Kapolres.

Pengakuan dari tersangka, alasan mereka menggorok kambing betina dan anak kambing  agar tidak berisik dan menimbulkan kegaduhan yang bisa membangunkan pemilik ternak.

Dan mereka hanya mengambil kambing jantan saja. Mereka menjual kambing curian itu  di kawasan pasar hewan di Solo dengan harga antara Rp. 800 ribu - Rp. 900 ribu.  
"Alasan lainnya hanya kambing jantan yang harga jualnya tinggi," tandasnya.  

Untuk proses hukumnya mereka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara[dit]

Komentar Pembaca