Bentuk Empati, Sido Muncul Sumbang Rp650 Juta Untuk Korban Banjir Jakarta

Nusantara  SABTU, 04 JANUARI 2020 , 12:02:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Bentuk Empati, Sido Muncul Sumbang Rp650 Juta Untuk Korban Banjir Jakarta
RMOLJateng. Sebagai bentuk empati terhadap korban banjir khususnya masyarakat di wilayah Jakarta, Sido Muncul memberikan bantuan senilai Rp650juta kepada para korban banjir.
 
Bantuan senilai Rp500 juta diserahkan secara langsung oleh Brand Ambassador Kuku Bima Energi Donny Kesuma kepada Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat di Gedung Parameter Polda Metro Jaya.
 
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang melanda warga Jakarta.

"Saya turut prihatin atas musibah ini. Kebetulan waktu banjir saya masih di Korea. Mendengar kabar musibah itu, saya hubungi karyawan dan kami langsung berpartisipasi," ujar Irwan Hidayat, Sabtu (4/1/2020).

Menurutnya, bantuan pertama disalurkan melalui Polda Metro Jaya. Bantuan tersebut kemudian disalurkan langsung ke lokasi-lokasi titik banjir, salah satunya di Bintaro.

"Selain itu, kami juga menyambangi beberapa titik yang menjadi posko bantuan. Kita kasih produk-produk Sido Muncul, seperti Tolak Angin Cair, Tolak Linu, Kuku Bima Energi, Kopi, Madu dan lainnya,” tambah Irwan.
 
Lebih lanjut Irwan mengatakan, selain melalui Polda Metro Jaya, Sido Muncul juga menyambangi beberapa posko bantuan banjir seperti Posko Banjir Kelurahan Cawang, Universitas Borobudur, Kelurahan Petogogan, Teluk Gong, dan Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta.

"Sido Muncul memberikan bantuan langsung dengan total nilai Rp150 juta kepada warga yang mengungsi," ujar Irwan lagi.
 
Bantuan dengan total Rp650 juta diserahkan dalam bentuk produk-produk unggulan Sido Muncul, yakni Tolak Angin Cair sebanyak 235 Karton, Tolak Angin Anak 77 karton, Tolak Angin Bebas Gula 10 karton, Madu Sido Muncul 35 karton, Tolak Linu 69 karton, Kuku Bima Energi 27 karton, Kopi Jahe 72 karton dan Susu Jahe 420 karton.
 
"Harapan saya, jangan sampai banjir seperti ini terjadi lagi. Karena kalau kena yang susah kan warga, sakit, apalagi bagi lansia, harta benda banyak yang rusak. Saya juga berharap masyarakat lebih tertib dalam membuang sampah. Ini salah satu penyebabnya yaitu sampah berlebihan," pungkas Irwan. [jie]

Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00