Petani Blora Diminta Bangun Rubuha Untuk Basmi Hama Tikus

Daerah  SABTU, 04 JANUARI 2020 , 11:11:00 WIB | LAPORAN: M PUTRA ANANDA

Petani Blora Diminta Bangun Rubuha Untuk Basmi Hama Tikus
RMOLJateng. Banyaknya hama tikus yang meresahkan petani, aparat kepolisian bersama Pemerintah Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban, Blora mengajak petani untuk membangun Rumah Burung Hantu (Rubuha).

Metode Rubuha dinilai lebih aman dalam membasmi hama tikus daripada menggunakan setrum listrik yang dapat membahayakan nyawa petani sendiri.

Kepala Desa Gondel, Suko Hadi Wiyono mengatakan, Metode Rubuha yakni dengan memelihara burung hantu dan menempatkannya di tengah sawah.

Untuk tahap pertama ini, telah siap 17 Rubuha yang akan di pasang di petak petak sawah warga, dan dalam berjalannya waktu, nantinya akan di tambah lagi.

"Kami coba metode Rubuha.  Semoga metode ini efektif, jadi bisa menekan hama tikus, dengan cara yang aman dan ramah lingkungan," kata Suko Hadi, Sabtu (4/1).

Suko mengakui memang selama ini petani di desanya lebih memilih menggunakan aliran listrik untuk membasmi hama tikus.

Namun cara ini dinilainya sangat membahayakan karena bisa membunuh petani itu sendiri.

"Metode ini sebenarnya berhasil mematikan tikus, namun demikian bukan hanya tikus saja yang mati, bahkan sang empunya sawahpun ada yang menjadi korban sengatan aliran listrik tersebut hingga meninggal dunia," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto telah memberikan himbauan kepada petani agar tidak menggunakan setrum listrik untuk menyusuri Hana tikus.

Pasalnya sudah banyak kejadian petani meninggal dunia akibat tersetrum aliran listrik untuk jebakan tikus di sawah.

"Belajar dari kasus kemarin, dimana ada warga yang meninggal karena tersengat arus listrik jebakan tikus, untuk itulah kami bersama Kepala Desa mempelopori warga agar membangun Rubuha. Prosesnya memang agak lama, namun lebih efektif dan tentunya lebih aman dan ramah lingkungan," ucapnya. [jie]





Komentar Pembaca