Pemprov Jateng Minta Pemda 35 Wilayah Aktif Waspada Banjir

Daerah  JUM'AT, 03 JANUARI 2020 , 12:35:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Pemprov Jateng Minta Pemda 35 Wilayah Aktif Waspada Banjir
RMOLJateng. Beberapa wilayah di Jawa Tengah memiliki potensi besar bencana banjir. Dari data BMKG, puncak penghujan akan terjadi pada Januari-Februari ini dengan curah hujan hingga 500 mm.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jateng, Sarwa Pramana, menuturkan, peralatan yang dimiliki Jateng tidak akan mencukupi jika bencana terjadi secara bersamaan di beberapa wilayah. Praktis, butuh waktu cukup lama untuk recovery.

Sarwa menerangkan, melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa daerah yang berpotensi terjadi banjir besar. Seperti Solo Raya, Pati, Purworejo, Cilacap, Demak, Kudus, dan Jepara.

Karena itu, pihaknya meminta pemkab/pemkot untuk memanfaatkan kearifan lokal. Seperti menyiapkan rakit yang terbuat dari kayu, pelepah pisang, atau ban dalam truck. Jika tidak memungkinkan, pemda di masing-masing wilayah bisa menyewa perahu nelayan yang tidak sedang digunakan untuk melaut.

"Jadi persiapannya mulai hari ini. Komunikasikan dengan nelayan. Begitu banjir terjadi, perahu nelayan bisa langsung disewa. Kalau mengandalkan perahu karet saja, tidak cukup pas beberapa daerah terjadi banjir," paparnya, Jumat (3/1).

Selain itu, dia meminta pemda setempat untuk segera mengidentifikasi tempat pengungsian sementara. Jangan sampai korban bencana diungsikan dengan tenda sementara.

"Tidak memungkinkan menggunakan tenda sementara karena cuacanya buruk. Lebih baik memanfaatkan balai desa, aula, atau GOR," tuturnya.

Lebih jauh, menurut dia saat ini BPBD Jateng juga sedang memetakan potensi adanya tanggul jebol. Tak hanya itu, bukit gundul juga menjadi pengawasan karena bisa berpotensi terjadi banjir bandang nantinya.

Sarwa ingin, masyarakat yang berada di daerah rawan tersebut, lanjutnya, perlu menggalakkan siskamling.

"Ketika ada tanda-tanda terjadi longsor, bisa langsung diumumkan secara langsung karena ada warga yang berjaga. Bisa diumumkan pakai kentongan atau perangkat lainnya,"pungkasnya.[jie]

Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

Operasi Masker Di Kawasan Simpanglima Semarang

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 , 15:03:00