Suami Istri Ini Ditipu Calo Bus Saat Malam Tahun Baru

Hukrim  RABU, 01 JANUARI 2020 , 13:25:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Suami Istri Ini Ditipu Calo Bus Saat Malam Tahun Baru
RMOLJateng. Nasib baik kadang tidak semua orang bisa mendapatkan. Namun, pertolongan Tuhan pasti datang disaat yang tepat.

Seperti yang dialami oleh pasangan suami istri, Aziz (25) dan Lina (24) dari Lampung yang hendak ke Magelang untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarganya.

Mereka ditipu oleh calo tiket bus saat melakukan perjalanan dari Lampung menuju Magelang.

Pasangan ini berangkat dari Lampung dengan menaiki bus tujuan Jakarta, sesampainya di Ibukota, kemudian mereka membeli tiket bus jurusan Magelang.

Namun malang, belum sampai di tujuan, Aziz dan Linda serta anaknya yang masih balita, Satria (2,5), diturunkan di wilayah Temanggung, tepatnya di pertigaan Maron.

Kemudian mereka memutuskan untuk berjalan kaki mencari tempat yang dianggap mereka aman.

Saat mereka sedang duduk di Halte Balun, Desa Caruban, keduanya didatangi oleh petugas Kepolisian dari Polsek Kandangan yang sedang melaksanakan kegiatan patroli malam tahun baru 2020.

Kapolsek Kandangan, Polres Temanggung, IPTU Khondori mengatakan, saat dirinya bersama anggotanya sedang melakukan patroli malam tahun baru, mereka mendapati seorang laki-laki dan perempuan yang menggendong anaknya sedang duduk di trotoar Halte Balun.

"Saat kami bersama anggota sedang melaksanakan patroli menuju arah Dusun Limbangan dan Ngelo, mendapati mereka tengah duduk selonjoran di trotoar Halte seperti orang kecapean, dengan kondisi perempuan menangis," katanya saat menghampiri keduanya, di Halte Balun, Desa Caruban, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Rabu (1/1/2020).

Khondori melanjutkan, dari pengakuan pasangan suami istri ini, mereka mengaku hendak bersilaturahmi ke tempat keluarganya, di Kalinegoro, Magelang.

Namun, saat naik bus dari Jakarta tujuan Magelang, mereka diturunkan di Maron, Temanggung, keduanya sudah kehabisan bekal.

Kemudian mereka berinisiatif mencari saudaranya yang ada di wilayah Kandangan, dengan berjalan kaki, akan tetapi, mereka lupa alamatnya.

"Suami istri ini sambil menggendong anaknya berjalan dari Maron sampai Halte Balun dengan tujuan mencari saudaranya bernama Anas yang berada di Kecamatan Kandangan, namun alamat tepatnya lupa," jelasnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, kemudian keduanya dinaikkan ke mobil patroli sambil mencari nama Anas di Dusun Limbangan dan Ngelo, dengan menanyakan ke perangkat desa setempat. Namun, tidak berhasil ditemukan.

Saat dalam perjalanan, rupanya Lina (istri Aziz, red) ingat kalau Anas itu bekerja sebagai tukang kebun di sekolahan.

Dari keterangan tersebut, ternyata salah satu anggota yang patroli, BRIPKA Ahmad Amin mengenali orang yang dimaksud.

"Dari pengakuan Lina, anggota kami ternyata kenal dengan saudara Anas, dia merupakan tukang kebun (penjaga sekolah) di SD Samiranan, kemudian bergerak menuju Samiranan," tutur Perwira dengan dua balok dipundaknya.

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya petugas Polsek Kandangan berhasil menemukan saudara Anas yang dimaksud. Isak tangis mereka pecah saat bertemu dengan saudaranya, pada Pukul 02.15 WIB.

Aziz dan Lina mengucapkan rasa terimakasih kepada para petugas yang telah menolong keduanya sampai bertemu saudaranya tersebut.

"Terimakasih banyak buat jajaran Polsek Kandangan, khususnya Pak Kapolsek dan anggotanya yang telah menolong kami, semoga menjadi amal ibadah buat bapak-bapak sekalian, sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih," pungkasnya sambil berjabat tangan. [jie]





Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00