Dua Desa Di Kudus Dilanda Banjir Lumpur, Lalu Lintas Terganggu

Daerah  SENIN, 30 DESEMBER 2019 , 19:13:00 WIB | LAPORAN:

Dua Desa Di Kudus Dilanda Banjir Lumpur, Lalu Lintas Terganggu
RMOLJateng. Sebanyak dua desa di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus dilanda banjir lumpur, Senin (30/12) siang.

Padahal, curah hujan di Kudus timur tidak terlalu tingga dan hanya berlangsung sekitar satu jam.

Kedua desa itu yakni Pladen dan Klaling.

Di Desa Klaling, limpahan air banjir dari sungai Gajian meluber ke Jalan Kudus-Pati dan sempat merendam sejumlah halaman perkantoran di sekitar jalan tersebut.

Salah satunya adalah Polsek Jekulo dan KUA Jekulo.

Selain itu, banjir tersebut juga menyisakan endapan lumpur dengan ketebalan sekitar 5-10 centimeter di Jalan Kudus-Pati. Alhasil, para pengendara harus berlajan lambat saat melintasi daerah yang tergenang dan mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang di sekitar Mapolres Kudus.

Disisi lain, banjir lumpur juga menjerjang Dukuh Jawik RT 2/RW 5, Desa Pladen, Kecamatan Jekulo.

Di tempat ini, air banjir menggenangi sejumlah rumah warga yang terletak di bantaran sungai Dawe.

Suhari, warga setempat mengaku, banjir lumpur sudah menjadi bencana rutin yang terjadi di daerahnya tiap kali musim hujan tiba.

Pendangkalan sungai dan gundulnya perbukitan Patiayam dinilainya menjadi faktor penyebab banjir di Kecamatan Jekulo.

"Kemarin ada wacana normalisasi sungai. Tetapi sampai saat ini belum terealisasi," katanya.

Untuk meminimalisir dampak banjir akibat lupan air dari sungai Dawe, warga melakukan penambalan tanggul dengan karung yang diisi dengan pasir atau tanah liat.

"Sementara hanya itu yang bisa kami lakukan," pungkasnya.

Sementra itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catursari Penanggungan menerangkan, pihaknya telah mengerahkan relawan untuk segera membersihkan endapan lumpur yang menggenangi di Jalan Kudus-Pati. Ia juga meminta agar masyarakat bisa paham akan kondisi di wilayahnya.

"Seperti meyiapkan peralatan dan SDM untuk meminimalisir potensi bencana," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00